Bergerak dan Berbagi Bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya di Kecamatan Tabanan dan Kediri, Ratusan Warga Terima Bantuan

0
77
Foto: Bunda Rai didampingi berbagai unsur daerah, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua GOW Ny. Budiasih Dirga, Ketua DWP Kabupaten Tabanan, jajaran perangkat daerah, camat, hingga pengurus TP PKK tingkat kabupaten dan kecamatan.

TABANANAN, KEN-KEN – Sosok Ny. Rai Wahyuni Sanjaya kembali menjadi perhatian dalam aksi kemanusiaan bertajuk Bergerak dan Berbagi yang digelar secara roadshow di Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri, Senin (27/4/2026). Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan yang akrab disapa Bunda Rai itu turun langsung menyapa masyarakat di Banjar Sekartaji, Desa Sesandan, dan Desa Abiantuwung, sekaligus menyalurkan bantuan bedah kamar di Banjar Kalanganyar, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, serta Banjar Sangulan, Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, Bunda Rai didampingi berbagai unsur daerah, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Ketua GOW Ny. Budiasih Dirga, Ketua DWP Kabupaten Tabanan, jajaran perangkat daerah, camat, hingga pengurus TP PKK tingkat kabupaten dan kecamatan. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan bahwa aksi sosial tersebut merupakan gerakan bersama yang tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat dan harapan baru bagi masyarakat penerima manfaat.

Di Kecamatan Tabanan, bantuan menyasar berbagai kelompok rentan. Sebanyak 20 lansia menerima bantuan, disusul 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, serta 10 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK). Selain itu, 60 kader PKK kurang mampu juga turut menerima bantuan. Dari sisi fasilitas, bantuan yang diberikan meliputi 1 rehabilitasi kamar untuk ODGJ, 8 tripod, 10 alat bantu dengar, 1 walker, serta 3 kursi roda untuk menunjang mobilitas para penerima.

Sementara itu, di Kecamatan Kediri, bantuan yang disalurkan juga cukup luas. Sebanyak 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, dan 20 lansia menerima bantuan. Perhatian juga diberikan kepada 15 balita dengan gizi kurang serta 75 kader PKK kurang mampu. Selain itu, disalurkan pula 1 rehabilitasi kamar ODGJ, 2 tripod, 3 alat bantu dengar, dan 2 kursi roda.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Dorong Sektor Pariwisata, Destinasi, dan Horeka Terapkan Ekonomi Sirkular

Setiap penerima bantuan memperoleh paket sembako yang terdiri atas 20 kilogram beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu balita, 3 kotak susu ibu hamil, 5 kilogram telur, 2 kilogram kacang hijau, minyak goreng, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak PAUD di masing-masing kecamatan.

Dalam sambutannya, Bunda Rai mengaku bahagia dapat hadir langsung di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada warga.

“Pada pagi hari ini, saya bersama-sama memberikan sedikit perhatian dan oleh-oleh untuk bapak ibu sekalian, dan juga anak-anak bunda, sebagai bentuk kepedulian kami, memberikan support dan semangat, agar nanti kalau kita sudah semangat, bisa bersama-sama membangun Tabanan,” ujarnya.

Selain penyaluran bantuan sosial, Bunda Rai juga membawa pesan penting terkait persoalan lingkungan. Ia menyoroti kondisi sampah di Bali yang semakin mengkhawatirkan dan mengajak masyarakat untuk mulai menangani sampah dari sumbernya, yakni rumah tangga.

“Saya mengajak semuanya di sini mari kita tanggulangi dan tangani sampah mulai dari rumah tangga atau sumbernya. Meskipun ini rasanya sulit, tapi kalau kita mau dan niat pasti bisa kita lakukan,” tegasnya.

Baca Juga:  Peringatan Hari OTDA ke-30, Pemkot Denpasar Kembali Raih Prestasi Kinerja Tinggi

Dalam kesempatan itu, ia juga mensosialisasikan berbagai solusi pengelolaan sampah, seperti pengolahan sampah organik, pembuatan biopori, hingga pengembangan bank sampah. Bahkan, Bunda Rai menyerahkan bantuan alat pelubang dan penutup biopori masing-masing 150 buah untuk setiap kecamatan, sekaligus memperagakan langsung penggunaannya kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Bunda Rai juga menghidupkan kembali program Hatinya PKK sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan keluarga. Ia mengajak ibu-ibu untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman pangan maupun tanaman obat.

“Kelihatan kecil, tapi jika dimulai dan terus ditekuni akan memberikan manfaat besar,” ungkapnya.

Program tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menyambut HKG ke-54 Tahun 2026, di mana TP PKK akan melaksanakan lomba “Aku Hatinya PKK” serta lomba karaoke sebagai ajang penampilan bakat ibu-ibu PKK pada puncak acara.

Bunda Rai juga mensosialisasikan pengembangan Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Menurutnya, Posyandu kini tidak lagi hanya fokus pada pelayanan kesehatan balita dan ibu hamil, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu di tingkat desa. Melalui konsep ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, hingga aspek ketentraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, dan sosial.

Apresiasi atas kegiatan tersebut datang dari Ketua TP PKK Kecamatan Tabanan, Ny. Chandra Suyana Putra. Ia menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan sangat membantu masyarakat.

“Bantuan yang ibu berikan ini sangat berguna dan membantu warga masyarakat kami. Kami berharap semoga kegiatan yang mulia ini dapat terus berlanjut agar masyarakat kami yang belum mendapatkan manfaat saat ini bisa mendapatkannya di kemudian hari,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Kecamatan Kediri, Ny. Mas Trisnayanti Surya Dharma. Ia menilai kehadiran Bunda Rai menjadi sumber inspirasi dan penyemangat bagi kader PKK di wilayahnya.

“Gerakan ini adalah bentuk kepedulian dan juga kebersamaan, dan kehadiran ibu sebuah penyemangat bagi kami dalam melaksanakan setiap kegiatan,” katanya.

Rasa syukur juga disampaikan langsung oleh keluarga salah satu penerima bantuan bedah kamar untuk ODGJ di Desa Abiantuwung, Nyoman Ariati. Dengan penuh haru, ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih bapak dan ibu bupati, sudah diberikan bantuan bedah rumah, sangat-sangat berterima kasih,” ucapnya.

Aksi sosial ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan Bergerak dan Berbagi tidak hanya menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menghadirkan dukungan moral, edukasi lingkungan, serta semangat kebersamaan untuk membangun Tabanan yang lebih peduli dan berdaya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here