Sekretaris I TP Posyandu Denpasar Hadiri Penutupan Bina Posyandu 6 SPM Provinsi Bali

0
111
Foto: Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri penutupan Kegiatan Bina Posyandu Tahap II Provinsi Bali yang diikuti oleh Kota Denpasar dan Kabupaten Jembrana resmi ditutup pada Rabu (15/4) di UPTD Bapelkesmas, Kesiman Kertalangu.

DENPASAR, KEN-KEN – Kegiatan Bina Posyandu Tahap II Provinsi Bali yang diikuti peserta dari Kota Denpasar dan Kabupaten Jembrana resmi ditutup pada Rabu (15/4/2026) di UPTD Bapelkesmas, Kesiman Kertalangu.

Penutupan kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang hadir mewakili Ketua TP Posyandu Kota Denpasar. Dalam kesempatan itu, Ny. Ayu Kristi menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus dan tersertifikasi.

Saat ditemui di sela kegiatan, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menegaskan bahwa kader Posyandu memegang peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, peran tersebut sangat penting, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga.

Ia menilai kegiatan Bina Posyandu yang telah berlangsung selama beberapa hari itu memberikan manfaat nyata bagi para kader, terutama dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan pemahaman terhadap berbagai program pelayanan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat berguna dan sungguh sangat bermanfaat bagi kader Posyandu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ayu Kristi juga mengungkapkan rencana pengembangan pelaksanaan program ke depan agar lebih efektif. Salah satu gagasan yang akan didorong adalah pembagian pelaksanaan Bina Posyandu ke dalam dua kategori, yakni pelatihan khusus bagi kader Posyandu serta pembinaan bagi para pembina Posyandu, sesuai arahan Ketua TP Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar pembinaan dapat lebih fokus, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan kader maupun tim pembina di lapangan.

Baca Juga:  Patroli Keimigrasian Rutin Digelar, Koster Tekankan Sinergi Lintas Lembaga Jaga Keamanan Bali

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali, I Made Dwi Dewata, saat menutup kegiatan menjelaskan bahwa jumlah peserta Bina Posyandu Tahap II dari Kota Denpasar dan Kabupaten Jembrana mencapai 111 orang.

Dari jumlah tersebut, peserta asal Kota Denpasar sebanyak 32 orang, yang terdiri atas Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar Timur, Denpasar Selatan, serta para Ketua TP PKK Desa/Kelurahan. Adapun peserta dari Kabupaten Jembrana berjumlah 79 orang.

Dalam arahannya, I Made Dwi Dewata berpesan agar seluruh peserta tidak hanya menyimpan pengetahuan yang telah diperoleh untuk diri sendiri, tetapi juga membagikannya kembali kepada kader Posyandu lain di wilayah masing-masing.

Ia berharap ilmu dan keterampilan yang didapat selama pelatihan dapat ditularkan secara luas, sehingga peningkatan kapasitas kader benar-benar berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan Posyandu di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Jaya Negara Teken Kerja Sama Pembangunan PSEL Denpasar Raya, Dorong Solusi Jangka Panjang Persoalan Sampah

“Ilmu yang didapat hendaknya dibagikan kembali kepada kader Posyandu lainnya di wilayah masing-masing. Dengan demikian, peningkatan kapasitas kader dapat dirasakan lebih luas dan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan di tingkat masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kader dan pembina Posyandu semakin siap menjalankan peran dalam mendukung implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, terpadu, dan berkelanjutan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here