Jaya Negara dan Arya Wibawa Pimpin Bhakti Penganyar Pemkot Denpasar di Besakih

0
89
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede serta jajaran Pemkot Denpasar saat ngaturang Bhakti Penganyar serangkaian Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, bertepatan dengan Soma Pon Wuku Sinta, Senin (6/4).

DENPASAR, KEN-KEN – Jajaran Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Penganyar dalam rangkaian Karya Tawur Tabuh Gentuh dan Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, bertepatan dengan Soma Pon Wuku Sinta, Senin (6/4/2026).

Pelaksanaan Bhakti Penganyar tersebut dipimpin langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, beserta anggota DPRD Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kesempatan itu Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra; Anggota DPRD Provinsi Bali, IGN Gede Marhaendra Jaya; Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra dan Made Oka Cahyadi Wiguna; Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya; Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara; Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa; Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya; serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar.

Sejak puncak karya pada Purnama Kedasa, Kamis (2/4/2026), pemedek silih berganti datang ke kawasan Penataran Pura Agung Besakih untuk ngaturang bhakti. Pelaksanaan Bhakti Penganyar Pemkot Denpasar diawali dengan pengilen Tari Rejang Renteng, Tari Rejang Rwa Bhineda, Wayang Lemah, dan Topeng Wali. Suasana khidmat juga semakin terasa dengan alunan tetabuhan Gong Gede, kidung suci, serta denting genta.

Rangkaian prosesi kemudian diakhiri dengan persembahyangan bersama yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Talikup dari Griya Kawolu Biau Muncan.

Baca Juga:  Truk Sampah yang Terekam di TPA Suwung Tidak Masuk Zona PembuanganTruk Menerobos Jalur Pembuangan Langsung Diturunkan dan Diparkir Sementara

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, didampingi Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan bahwa pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih menjadi momentum bagi seluruh umat Hindu untuk meningkatkan sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, momen tersebut juga dimaknai sebagai ajang mulat sarira demi mewujudkan keseimbangan alam semesta beserta isinya.

“Ini merupakan momentum bagi kita bersama untuk meningkatkan sradha dan bhakti umat, serta memohon asung kerta wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” ujar Jaya Negara.

Ia menambahkan, Bhakti Penganyar juga menjadi wujud rasa syukur Pemerintah Kota Denpasar atas kelancaran dalam menjalankan swadharma membangun daerah. Karena itu, semangat persatuan atau menyama braya di kalangan umat Hindu harus terus dipupuk agar yadnya sebagai bentuk rasa syukur dapat terus dilaksanakan guna meningkatkan sradha dan bhakti umat sesuai swadharma menuju keseimbangan alam semesta.

Baca Juga:  3.400 Ton Sampah Bali per Hari, 70 Persen Tak Tertangani: Saatnya Produsen dan Industri Pariwisata Ikut Bertanggung Jawab

“Melalui Bhakti Penganyar ini diharapkan tumbuh energi dharma yang membawa hal-hal positif bagi jagat Bali, sekaligus menetralisir hal-hal negatif yang tidak diinginkan demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, rangkaian upacara Ida Bhatara Turun Kabeh berlangsung selama 21 hari. Puncak karya jatuh pada Purnama Sasih Kedasa, 2 April 2026. Selanjutnya, mulai 3 April hingga 22 April 2026 dilaksanakan upacara penganyar oleh seluruh kabupaten/kota se-Bali serta panitia karya Pura Agung Besakih. Sementara itu, panyineban karya dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2026.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here