Gubernur Koster Hadiri Peluncuran Website Cakrawasi, Pengawasan WNA di Bali Kini Terintegrasi dan Real Time

0
58
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri acara Peresmian Website Cakrawasi, oleh Kapolda Bali Daniel Adityajaya, Command Center Cakrawasi dan Galeri Mandala Krisna Ditintelkam di Gedung Presisi Polda Bali, Denpasar, Jumat (13/3).

DENPASAR, KEN-KEN – Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri peluncuran Website Cakrawasi, Command Center Cakrawasi, serta Galeri Mandala Krisna Ditintelkam yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Denpasar, Jumat (13/3).

Kapolda Bali, Daniel Adityajaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bali sebagai destinasi pariwisata dunia tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga menjadi lokasi investasi bagi investor domestik maupun asing. Kondisi tersebut menjadikan Bali sebagai salah satu daerah dengan daya tarik ekonomi yang tinggi.

Namun di sisi lain, meningkatnya mobilitas dan jumlah warga negara asing (WNA) yang datang ke Bali juga berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan serta pelanggaran hukum, baik yang melibatkan WNA sebagai korban maupun sebagai pelaku.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Polda Bali mengembangkan Website Cakrawasi, yakni sistem pengawasan WNA berbasis teknologi yang terintegrasi dan adaptif terhadap dinamika keamanan.

Melalui platform digital ini, aparat kepolisian dapat melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan serta berbagai bentuk pelanggaran hukum yang mungkin dilakukan oleh warga negara asing.

Baca Juga:  Nyepi dan Istirahatnya Bumi: Refleksi Ekologis dalam Kearifan Lokal Bali

Website Cakrawasi juga dirancang sebagai sarana untuk mempermudah proses pendataan dan pemantauan keberadaan serta aktivitas WNA di wilayah Bali secara cepat, akurat, dan tetap menjaga kerahasiaan data.

“Dengan sistem ini, potensi kegiatan ilegal, penyalahgunaan izin tinggal, hingga berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya dapat dideteksi dan diminimalkan lebih cepat,” jelas Kapolda Bali.

Polda Bali sebelumnya juga telah melakukan sosialisasi serta pengembangan sistem Cakrawasi guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta memastikan kepatuhan WNA terhadap peraturan yang berlaku di Bali.

Untuk mendukung operasional sistem tersebut, Website Cakrawasi dilengkapi dengan Command Center yang berfungsi sebagai pusat kendali dalam pemantauan, pengolahan, serta analisis data WNA secara real time.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gelar Persembahyangan Bersama Peringati Rahina Tumpek Wayang

Kapolda Bali berharap kehadiran sistem ini dapat menjadi instrumen pengawasan yang lebih tajam sekaligus memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan martabat Bali sebagai destinasi pariwisata dunia.

Sementara itu, Direktorat Intelkam Polda Bali melalui I Ketut Yudi Mahendra Putra menjelaskan bahwa dalam implementasinya, Polda Bali juga menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia untuk mensosialisasikan penggunaan sistem Cakrawasi kepada seluruh pelaku usaha akomodasi.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan setiap wisatawan asing yang menginap di Bali tercatat dengan baik sekaligus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas mereka selama berada di wilayah Bali.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Penglukatan Wayang Sapuh Leger Astapungku di Pura Kahyangan Badung

Melalui sistem ini, Polda Bali menargetkan terciptanya iklim pariwisata yang aman, tertib, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengawasan warga negara asing di tengah tingginya arus kunjungan wisatawan.

Pada kesempatan yang sama, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama sebagai upaya mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here