
Denpasar, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Denpasar Bersinar (Bersih Narkoba) melalui penguatan koordinasi lintas sektor. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, saat menghadiri kunjungan kerja Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si, di Kantor BNN Kota Denpasar, Jalan Melati, Jumat (6/2).
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala BNN Kota Denpasar, KBP Leo Dedy, serta unsur TNI, Polri, dan stakeholder terkait.
Dalam kesempatan itu, Eddy Mulya menekankan peran strategis BNN dalam mengantarkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 melalui program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
“Salah satu fokus Pemkot Denpasar yakni bersinergi dengan seluruh pihak dalam upaya pemberantasan narkotika. Semoga Denpasar dapat menjadi role model di Bali, mulai dari tahap edukasi, pendampingan, hingga rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemkot Denpasar siap mengawal dan menajamkan program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) sebagai langkah nyata dalam pemberantasan narkotika di tingkat lokal.
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Budi Sajidin, menyebut kunjungan kerja ini sebagai bagian dari monitoring program dan kelembagaan. Ia menekankan bahwa pemberantasan narkotika dan pemulihan korban adalah tanggung jawab bersama.
“Langkah pemberantasan narkotika sudah diintensifkan mulai dari tingkat desa adat. Tidak menutup kemungkinan dibuat perarem atau peraturan adat untuk memperkuat upaya ini,” jelasnya.
Menurutnya, kekompakan para pemangku kebijakan di Denpasar menjadi contoh nyata dalam menjaga konsistensi pemberantasan narkotika di Bali.
Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemkot Denpasar berharap gerakan Denpasar Bersinar dapat menjadi model pemberantasan narkotika yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial menuju Indonesia Emas 2045.
Editor: Ken

