Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Ngeratep Sesuhunan Banjar Belaluan Sadmerta

0
319
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan menghadiri pelaksanaan Puncak Karya Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati Ida Sesuhunan Ratu Ayu dan Ratu Gede di Banjar Belaluan Sadmerta, Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (11/11).

Wujud Sradha Bhakti dan Pelestarian Warisan Budaya Masyarakat Bali

DENPASAR, KEN-KEN — Suasana khidmat dan penuh sradha bhakti menyelimuti pelaksanaan Puncak Karya Ngeratep, Melaspas, dan Pasupati Ida Sesuhunan Ratu Ayu dan Ratu Gede di Banjar Belaluan Sadmerta, Desa Adat Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (11/11).

Upacara yadnya ini turut dihadiri Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Penglingsir Puri Agung Denpasar A.A.Ngr. Agung Wira Bima Wikrama, Anggota DPRD Kota Denpasar Putu Oka Mahendra, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar I Gede Raka Purwantara, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh krama Banjar Belaluan Sadmerta atas semangat gotong royong dan kebersamaan dalam melaksanakan karya suci ini. Menurutnya, pelaksanaan karya ngeratep dan melaspas bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga bentuk nyata pelestarian warisan budaya dan spiritual masyarakat Bali.

“Saya mengapresiasi semangat warga Banjar Belaluan Sadmerta yang dengan tulus ngayah bersama dalam karya ini. Melalui yadnya seperti ini, kita tidak hanya menjaga kesucian pura dan pratima Ida Sesuhunan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai menyama braya serta keharmonisan dalam masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Wali Kota menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar senantiasa mendukung kegiatan adat, budaya, dan spiritual masyarakat sebagai bagian dari visi Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Keharmonisan dalam Kebhinekaan.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Raih Penghargaan Anugerah Cita Negeri 2025

Sementara itu, Kelihan Adat Banjar Belaluan Sadmerta, Ida Bagus Mayun Suryaguna, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Denpasar dan dukungan Pemkot terhadap kegiatan adat di wilayahnya. Ia menjelaskan, karya ngeratep dan melaspas ini merupakan puncak rangkaian penyucian dan penyempurnaan pratima Ida Sesuhunan setelah pemugaran yang dimulai sejak 10 Juli 2025.

“Puncak karya yang dipuput Ida Peranda Gede Made Karang dari Griya Karang Tampak Gangsul ini menjadi momentum penting bagi warga untuk memperkuat rasa bhakti dan kebersamaan. Kami bersyukur seluruh rangkaian berjalan lancar berkat dukungan dan partisipasi seluruh krama banjar,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Denpasar, Walikota Jaya Negara Ajak Masyarakat Lanjutkan Perjuangan Lewat Pengabdian Tulus

Puncak karya berlangsung dengan tertib dan khusyuk, diiringi prosesi sakral serta penampilan kesenian wali seperti Tari Rejang Renteng, Rejang Sari, dan Topeng Wali. Wali Kota Jaya Negara juga turut meninjau prosesi ngeratep serta menyerahkan punia sebagai wujud sradha bhakti kepada Ida Sesuhunan.

“Melalui pelaksanaan karya seperti ini, kita dapat menjaga kesinambungan budaya, memperkuat spiritualitas masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong sebagai landasan pembangunan yang berkarakter,” tutup Jaya Negara.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here