Dari Rakornas TPAKD 2025, Wawali Arya Wibawa Dorong Pemerataan Akses Keuangan di Denpasar

0
239
Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat mengikuti Rakornas TPAKD 2025, bersama Gubenur, Bupati, Walikota, seluruh Indonesia.

JAKARTA, KEN-KEN – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menegaskan komitmen Pemkot Denpasar dalam mendorong pemerataan akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini ia sampaikan seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2025 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (10/10).

Rakornas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartanto, mengusung tema “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah”. Agenda ini dihadiri para gubernur, bupati, dan walikota se-Indonesia dengan fokus memperkecil kesenjangan inklusi keuangan antara pusat dan daerah, serta perkotaan dan pedesaan.

Dalam arahannya, Menko Airlangga menekankan bahwa pemerataan akses keuangan tidak hanya soal teknis, melainkan bagian dari keadilan sosial. “Kami mendorong semua kepala daerah agar melihat potensi UMKM di daerahnya dan memastikan mereka mendapatkan akses pembiayaan. Hal ini akan berdampak langsung pada penguatan UMKM dan kestabilan ekonomi makro,” ujarnya.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Sampaikan Empat Ranperda Strategis di Rapat Paripurna DPRD Denpasar

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wawali Arya Wibawa mengungkapkan Pemkot Denpasar telah menggencarkan pendataan dan fasilitasi UMKM melalui Dinas Koperasi, Dinas Pariwisata, serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Berdasarkan data terakhir Juli 2024, terdapat 32.626 UMKM terdaftar di Kota Denpasar.

“Jumlah ini terus kami dorong agar terhubung dengan program-program TPAKD Denpasar. Mulai dari Kredit Pembiayaan Sektor Prioritas (KPSP) bidang pertanian, pelatihan UMKM dengan prioritas perempuan dan disabilitas, hingga program Gerakan Bangkit Pasar Digital (Gerbang Padi) oleh Perumda Pasar yang menargetkan peningkatan transaksi menggunakan QRIS,” jelasnya.

Arya Wibawa menegaskan bahwa Pemkot Denpasar berkomitmen memberikan edukasi keuangan secara masif dan berkelanjutan. “Kami akan terus merancang program sesuai kebutuhan dan segmen masyarakat agar akses keuangan benar-benar merata. Harapannya seluruh elemen masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tegasnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here