Hujan Deras Seharian Landa Bali, Puluhan Kendaraan Terendam Banjir di Denpasar Utara

0
860
Foto: kondisi air meluap sampai ke jalan mengakibatkan puluhan rumah dan kendaraan terendam dengan ketinggian air +/- 1,5 meter lebih, (10/9).

DENPASAR, KEN-KEN – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Bali sepanjang hari mengakibatkan genangan air dan banjir di beberapa titik. Salah satu daerah terdampak paling parah adalah Perumahan Bina Mulya, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, di mana air sungai dilaporkan meluap hingga melampaui tanggul setinggi 1,5 meter, (10/9).

Menurut laporan dari warga setempat, I Wayan Arianta, banjir mulai memasuki kawasan perumahan sejak sekitar pukul 03.00 WITA. Puluhan kendaraan dilaporkan terendam banjir, sementara sejumlah warga terpaksa menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi, bahkan ada yang bertahan di atap rumah dalam kondisi kedinginan menunggu evakuasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar telah dihubungi untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak. Hingga saat ini, belum ada info petugas dari BPBD atau instansi kebencanaan lainnya yang terlihat di lokasi kejadian. Kemungkinan karena banjir terjadi waktu dini hari.

Foto: Tampak kendaraan terendam banjir, dan air masuk ke rumah warga.

Kadis Damkar I Made Tirana yang berhasil dihubungi mengkonfirmasi semua pos sedang dalam penanganan bencana.

“Semua pos sedang melakukan penanganan, ndan,” ungkap Tirana.

Kabar musibah ini juga telah sampai ke telinga anggota DPRD Dapil Denpasar Utara, Bli Mangde Sumaraputra, mendengar informasi dari grup Whatsapp Relawan Jaya Wibawa langsung menghubungi BPBD untuk meninjau kondisi warga dan memberikan bantuan awal.

Baca Juga:  Sekda Alit Wiradana Hadiri Gerakan Serentak Pembersihan Lingkungan di Desa Tegal Harum

“BPBD meluncur,” ungkap Bli Mangde.

Sementara itu, hujan deras disertai petir juga mengakibatkan listrik padam di sejumlah wilayah, termasuk di kawasan Jalan Kartini, Wangaya. Kondisi ini menambah kesulitan warga dalam menghadapi banjir, terutama di tengah malam dan dini hari saat curah hujan mencapai puncaknya.

Perumahan Bina Mulya dimana posisinya berdampingan dengan sungai munuju Tukad Badung sudah tiga kali mengalami musibah banjir, pertama kali terjadi sekitar tahun 2009 an sampai terjadi korban harta benda, 1 unit Kijang, dan 1 sepeda motor hanyut dan puluhan rumah terendam dengan ketinggian air sampai 1 meter lebih.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Dampingi Mendag Budi Santoso Tinjau Harga Pangan di Pasar Nyanggelan

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk penanganan bencana, termasuk evakuasi, penyediaan tempat pengungsian sementara, serta pemulihan akses listrik dan distribusi logistik.

Pemerintah dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan lebat masih diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan menurut peringatan dari BMKG.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here