Gubernur Koster Apresiasi Rico, Prestasi Bartender Bali Jadi Jalan Promosi Arak Lokal

0
1042
Foto: Wayan Koster, Arak Bali, bartender Bali, Gede Rico Hardiana Widnyana, FOOD TOWN Flair Challenge IV, Las Vegas, Polandia, Disperindag Bali

DENPASAR, KEN-KENKHABARE – Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi prestasi bartender asal Bali, Gede Rico Hardiana Widnyana, yang berhasil meraih juara kedua dunia dalam ajang The TDuB World Championship – Grand Finals di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 4–5 Oktober 2026. Prestasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan Arak Bali ke pasar internasional melalui kreativitas generasi muda.

Apresiasi itu disampaikan Koster saat menerima para bartender Bali di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Ngurah Wiryanata, sekaligus membahas persiapan tiga bartender Bali yang akan berlaga dalam FOOD TOWN Flair Challenge IV di Polandia pada 18–19 November 2026.

Ketiga bartender tersebut adalah Gede Rico Hardiana Widnyana, I Wayan Eka Darmawan, dan I Kadek Suniantara. Mereka dijadwalkan berangkat pada 16 November 2026 dengan membawa misi memperkenalkan kemampuan bartender Bali sekaligus mempromosikan Arak Bali di panggung internasional.

Koster menilai kompetisi internasional bukan hanya menjadi ruang untuk mengejar prestasi, tetapi juga peluang strategis untuk memperkenalkan produk lokal Bali kepada masyarakat dunia. Melalui seni meracik minuman atau mixology serta flair bartending, Arak Bali dapat diperkenalkan dengan pendekatan kreatif yang tetap mengangkat karakter, nilai budaya, dan identitas Bali.

Ia berharap keberhasilan Rico dapat memotivasi generasi muda Bali untuk terus mengasah keterampilan, meningkatkan daya saing, dan berani berkompetisi di tingkat dunia. Prestasi tersebut juga diharapkan memperkuat citra Arak Bali serta membuka peluang promosi dan pengembangan pasar di luar negeri.

Raih Sabuk Perak di Las Vegas

Prestasi Rico diraih dalam The TDuB World Championship – Grand Finals yang berlangsung di Circus Circus Hotel and Casino, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Kompetisi tersebut merupakan salah satu ajang Grand Slam World Flair Association yang diikuti 33 peserta dari 18 negara.

Bali mengirimkan dua wakil dalam kompetisi tersebut, yakni Rico dan I Wayan Eka Darmawan. Rico berhasil meraih posisi kedua dunia, membawa pulang sabuk perak (silver championship belt) serta hadiah sebesar US$4.000.

Rico menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali atas dukungan yang diberikan sehingga dirinya dapat mengikuti kompetisi di Las Vegas dan mewujudkan impiannya berprestasi di tingkat dunia.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali atas dukungan, doa, dan support yang diberikan sehingga saya bisa berangkat ke Las Vegas. Berkat dukungan Bapak Gubernur, mimpi saya bisa terwujud,” ungkap Rico.

Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani bersaing secara internasional. Rico juga menegaskan komitmennya untuk memperkenalkan Arak Bali sebagai produk lokal yang berpotensi dikenal luas di dunia.

“Semangat untuk anak muda, karena Bali itu keren. Arak Bali, local to global,” ujarnya.

Selain berkompetisi, Rico bersama I Wayan Eka Darmawan memanfaatkan kesempatan di Las Vegas untuk memperkenalkan Arak Bali melalui kegiatan amal di Circus Circus Hotel.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung

Dalam kegiatan tersebut, keduanya menampilkan keterampilan meracik minuman berbahan Arak Bali di hadapan peserta dan pengunjung. Sebanyak empat botol minuman hasil racikan mereka berhasil dilelang dengan nilai total US$400 atau sekitar Rp7,22 juta. Seluruh hasil lelang kemudian disumbangkan untuk kegiatan amal.

Kegiatan ini menjadi salah satu cara memperkenalkan produk lokal Bali melalui perpaduan kreativitas, pertunjukan keterampilan, dan aksi sosial.

Pendiri Doctorbar, Gede Ngurah Udayana, menjelaskan bahwa keikutsertaan bartender Bali di Las Vegas tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi kompetisi. Ajang tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Arak Bali melalui demonstrasi keterampilan meracik minuman dan kegiatan sosial.

Menurut Udayana, penggunaan Arak Bali dalam berbagai racikan menunjukkan bahwa produk tradisional Bali memiliki potensi untuk dikembangkan dalam industri mixology modern. Kreativitas bartender menjadi salah satu sarana memperluas pengenalan produk lokal kepada masyarakat internasional.

Keikutsertaan tiga bartender Bali dalam FOOD TOWN Flair Challenge IV di Polandia diharapkan dapat melanjutkan capaian positif yang diraih di Las Vegas.

Selain mengejar prestasi, kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Arak Bali, menunjukkan kualitas sumber daya manusia Bali, serta mengangkat kreativitas dan identitas lokal di hadapan komunitas internasional.

Dukungan terhadap kreativitas generasi muda dan promosi produk unggulan daerah diharapkan dapat memperluas pengenalan Arak Bali sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemprovbali
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here