Kolaborasikan Seni Baleganjur dan UKRAF, Bupati Badung Buka Gejer Mengwi

0
1059
Foto: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Duta Budaya Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa dan undangan membuka Lomba Baleganjur Gejer Mengwi yang dirangkaikan dengan Pameran UKRAF se-Kecamatan Mengwi di Lapangan Umum Mengwi, Sabtu (24/10/2026).

BADUNG, KEN-KENKHABARE — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi membuka Lomba Baleganjur Gejer Mengwi yang dirangkaikan dengan Pameran Usaha Ekonomi Kreatif (UKRAF) se-Kecamatan Mengwi. Kegiatan yang memadukan pelestarian seni budaya dan pengembangan ekonomi kreatif ini berlangsung di area parkir Lapangan Umum Mengwi, Sabtu (24/10/2026).

Pembukaan ditandai dengan prosesi nepak ceng-ceng oleh Bupati Adi Arnawa bersama Duta Budaya Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, dan jajaran undangan. Festival seni budaya dan pameran ekonomi kreatif tersebut berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Mengwi yang konsisten menyelenggarakan Gejer Mengwi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi seniman lokal untuk menampilkan kreativitas sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pemasaran produk.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, saya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Mengwi yang telah menyelenggarakan Gejer Mengwi. Kegiatan ini tidak saja menjadi langkah pelestarian budaya, tetapi juga memberikan ruang bagi UMKM kita untuk berkembang,” ujarnya.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Hadiri Upacara Ngadegang Mangku Gede di Pura Dalem Penataran Sari, Desa Adat Pedungan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan, Bupati Adi Arnawa menginstruksikan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung untuk mempertimbangkan dukungan anggaran melalui APBD pada tahun-tahun mendatang.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem seni budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat kecamatan. Perpaduan pertunjukan baleganjur dengan pameran produk lokal juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati seni tradisional sekaligus mengenal produk UMKM setempat.

“Saya kira ini kesempatan bagi kita, tidak saja menikmati penampilan baleganjur yang atraktif dari masing-masing peserta, tetapi juga mengenal dan mendukung produk-produk kuliner lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan produk lainnya,” tegasnya.

Lomba Baleganjur Gejer Mengwi diikuti 20 peserta yang mewakili desa dan kelurahan di Kecamatan Mengwi. Kompetisi ini juga menjadi ajang seleksi untuk mempersiapkan pemenang utama sebagai duta Kabupaten Badung pada Lomba Baleganjur dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) 2027.

Ketua Listibya Kecamatan Mengwi sekaligus Ketua Panitia, I Gede Purnama Eka Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Vibrasi Energi Positif dalam Upaya Gali, Lestari, Kembang Seni dan Budaya di Kecamatan Mengwi”.

Menurutnya, rangkaian kegiatan telah diawali dengan lokakarya pada 29 Juli 2026 dan dilanjutkan dengan monitoring langsung ke desa-desa pada 7 Oktober 2026.

Baca Juga:  Bunda Literasi Ny. Antari Jaya Negara Apresiasi Pemilihan Duta Literasi Trisma

Pembukaan Gejer Mengwi turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Satria, I Made Suwardana, I Wayan Edy Sanjaya, dan I Made Yudana; Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung A. A. Sagung Rosyawati; perwakilan Dinas Kebudayaan; Camat Mengwi I Nyoman Suhartana; unsur Tripika; Ketua Listibya Badung; serta Penglingsir Puri Ageng Mengwi, Ida Cokorda Mengwi XIII.

Melalui Gejer Mengwi, seni tradisional dan produk ekonomi kreatif diharapkan dapat berkembang secara berdampingan, memperluas ruang bagi kreativitas seniman, serta meningkatkan peluang pemasaran bagi pelaku UMKM lokal.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Prokopimbadung
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here