Bunda Literasi Denpasar Ajak Anak Tanamkan Cinta Tanah Air Lewat Literasi Kebangsaan

0
1043
Foto: Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, bersama Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, membuka Kegiatan Literasi Kebangsaan Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2026 di kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu (25/10/2026). (Ist)

DENPASAR, KEN-KENKHABARE — Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, mengajak anak-anak menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini melalui penguatan budaya literasi, pengenalan sejarah perjuangan bangsa, dan pelestarian budaya Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Kegiatan Literasi Kebangsaan Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2026 bersama Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, di kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat karakter generasi muda melalui aktivitas edukatif dan kreatif, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap keberagaman budaya bangsa.

Sagung Antari mengatakan, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi sarana memperluas wawasan, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat persatuan.

Menurutnya, budaya literasi berperan penting dalam membentuk generasi penerus yang berpengetahuan, kreatif, berkarakter, serta mampu memahami dan menghargai keberagaman budaya Indonesia.

Baca Juga:  Tandatangani Prasasti Karya di Bualu, Bupati Adi Arnawa: Budaya Adalah Garda Pariwisata Bali

“Melalui kegiatan Literasi Kebangsaan ini, kami berharap nilai-nilai kebangsaan dapat ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kreativitas, keberanian, serta rasa cinta terhadap budaya dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi diri, mengekspresikan gagasan, serta membiasakan diri membaca, menulis, dan bercerita sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi masa depan.

Sementara itu, Camat Denpasar Timur, Ida Bagus Agung Upawana Manuaba, mengatakan Literasi Kebangsaan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanamkan wawasan kebangsaan kepada generasi muda melalui aktivitas yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.

Menurut Upawana, upaya tersebut sejalan dengan penguatan pendidikan wawasan kebangsaan yang dilakukan Kesbangpol Kota Denpasar. Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk mendorong keterlibatan aktif anak-anak dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan meliputi lomba mewarnai bertema tokoh perjuangan bangsa yang diikuti sekitar 50 peserta, lomba mendongeng bertema cinta tanah air, serta pelatihan daur ulang sampah bagi ibu-ibu PKK.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap tanah air kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan. Lewat lomba mewarnai tokoh perjuangan bangsa, anak-anak dapat mengenal sosok-sosok yang berjasa bagi Indonesia. Sementara melalui lomba mendongeng, kami ingin mengembangkan kreativitas dan keberanian anak-anak dalam menyusun serta membawakan cerita bertema cinta tanah air,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelatihan daur ulang sampah bagi ibu-ibu PKK juga menjadi sarana mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Baca Juga:  TP PKK Denpasar Berbelanja dan Berbagi di Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat. Penguatan wawasan kebangsaan dan budaya literasi dinilai membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah, keluarga, dan pendidik hingga organisasi kemasyarakatan.

Karena itu, kegiatan tersebut turut melibatkan TP PKK, IGTKI, K3S, para guru, organisasi wanita, organisasi kepemudaan, serta unsur terkait lainnya. Kolaborasi ini diharapkan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak, keluarga, dan masyarakat luas.

Upawana mengakui pelaksanaan kegiatan masih memiliki kekurangan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini, kecintaan terhadap tanah air semakin tumbuh, kreativitas anak-anak semakin berkembang, dan budaya literasi semakin kuat di masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar mendorong penguatan karakter generasi muda melalui literasi, pengenalan sejarah perjuangan bangsa, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan. Sinergi pemerintah, keluarga, pendidik, dan masyarakat diharapkan dapat membentuk generasi yang kreatif, berwawasan luas, serta bangga terhadap bangsa Indonesia.

Pada hari yang sama, Sagung Antari bersama Ayu Kristi Arya Wibawa juga meninjau berbagai perlombaan dalam rangkaian Festival Seni dan Budaya Tahun 2026 Kelurahan Sumerta.

Kegiatan tersebut berlangsung di sisi timur panggung Arda Candra, kawasan Taman Budaya Art Center Denpasar. Kunjungan ini menjadi bagian dari perhatian terhadap pengembangan kreativitas dan pelestarian seni budaya di kalangan masyarakat.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here