Bupati Adi Arnawa Dorong Transformasi Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan

0
1036
Foto: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sharing Session “Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan” di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9/2026).

BADUNG, KEN-KENKHABARE – Pemerintah Kabupaten Badung mematangkan langkah strategis untuk mentransformasi sektor pariwisata menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Salah satu fokusnya adalah memperkuat keamanan dan kenyamanan kawasan wisata, menata parkir dan transportasi publik, serta membangun konektivitas infrastruktur di wilayah Badung Utara.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat membuka Sharing Session “Mewujudkan Pariwisata Badung Berkualitas dan Berkelanjutan” di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (16/9/2026).

Forum tersebut mempertemukan stakeholders pariwisata, akademisi, dan pelaku industri untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah menuju transformasi pariwisata Badung.

Bupati Adi Arnawa mengatakan hasil sharing session akan segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret. Ia menyebut Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Badung untuk membahas langkah jangka pendek.

“Saya mendengar Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana akan langsung mengadakan rapat dengan Kadis Pariwisata Badung untuk menindaklanjuti daripada apa yang bisa dilakukan dalam jangka pendek ini,” ujar Adi Arnawa.

Menurutnya, transformasi pariwisata membutuhkan keterlibatan berbagai pihak sehingga kebijakan yang dihasilkan tidak hanya berorientasi pada pengembangan destinasi, tetapi juga memperhatikan aspek ketertiban, kenyamanan, keamanan, dan konektivitas.

Dalam aspek keamanan dan ketertiban, Pemkab Badung akan mengoptimalkan peran pengamanan tradisional Bali, khususnya pecalang, di kawasan pariwisata.

Adi Arnawa berharap pecalang di wilayah-wilayah pariwisata dapat turut membantu pemerintah menjaga situasi yang aman, nyaman, dan tertib.

“Sehingga beberapa kebijakan-kebijakan yang sudah kami lakukan sehingga ada tercipta rasa aman, nyaman dan tertib. Mudah-mudahan dengan langkah seperti itu nanti pihak pecalang khususnya di daerah-daerah pariwisata untuk ikut membantu daripada tujuan pemerintah untuk menata kawasan pariwisata,” katanya.

Penataan kawasan Kuta juga menjadi bagian dari strategi transformasi pariwisata Badung. Pemkab Badung menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengurangi kemacetan sekaligus mendukung penataan kawasan wisata.

Salah satu lokasi yang disiapkan adalah eks Bali Anggrek. Kantong parkir tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan pada momentum malam tahun baru.

Adi Arnawa menjelaskan, persoalan parkir menjadi salah satu titik yang perlu ditangani seiring rencana pembangunan moda transportasi publik di Kuta.

“Tidak cukup kita hanya membangun pedestrian, tapi kan juga ada satu bottleneck di sana, di sepanjang jalan itu malah dijadikan tempat parkir. Seiring dengan kita sedang akan membangun moda transportasi publik juga di Kuta. Kita menyiapkan kantong parkir dan salah satunya di eks Bali Anggrek itu. Agar bisa, malam tahun baru ini sudah bisa dimanfaatkan untuk parkir,” terangnya.

Selain kawasan wisata yang telah berkembang, Pemkab Badung juga menyiapkan strategi pembangunan infrastruktur dan konektivitas di wilayah Badung Utara.

Baca Juga:  Pemkab Tabanan Lepas Kontingen Pelajar ke Porjar Provinsi Bali 2026

Adi Arnawa menilai pembangunan akses perlu dilakukan terlebih dahulu sebelum pengembangan destinasi baru. Dengan konektivitas yang memadai, potensi destinasi yang muncul kemudian dapat dikembangkan sesuai karakteristik wilayahnya.

“Kadang-kadang kita membangun destinasi terlebih dahulu tapi aksesnya belakangan. Ini agak susah nanti. Maka kita mencoba membangun dulu infrastruktur ini, konektivitas kita bangun, masalah nanti ada potensi destinasi atau gimana nanti itu masalah kedua,” jelasnya.

Ia menegaskan pengembangan pariwisata Badung Utara tidak akan sekadar meniru pola pariwisata yang berkembang di Badung Selatan.

“Tidak serta-merta pariwisata yang ada di selatan saya akan bawa ke utara,” pungkasnya.

Sharing session tersebut juga dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana dengan PT Coconut Homes serta BNDCC & BNDH (PT Nusa Dua Indonesia) terkait penyediaan kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Terima Sertifikat HAKI Tari Sekar Jempiring Kota Denpasar

Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada yang mewakili Ketua DPRD Badung, Sekda Badung I.B. Surya Suamba, kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, kepala instansi vertikal, serta Tim Perumus Kebijakan Daerah Kabupaten Badung.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Prokopim Badung
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here