
DENPASAR, KEN-KEN – Guna menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba, Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar bersinergi dengan BNN menggelar sosialisasi bahaya narkotika di lingkungan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Denpasar, Senin (27/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut turut terlibat berbagai unsur OPD dan Forkopimda Kota Denpasar yang tergabung dalam Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika (PN).
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, A.A. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, saat ditemui di SMP Muhammadiyah 2 Denpasar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Ia menjelaskan, para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkotika, pentingnya menjaga diri, serta peran aktif pelajar dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas dari narkoba.
“Diharapkan, sosialisasi ini mampu menumbuhkan kesadaran, keberanian, dan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika demi masa depan yang lebih baik,” ungkap Putra Atmadja.
Lebih lanjut, pihaknya berharap generasi muda mampu menjadi pilar yang kokoh dan tidak mudah tergoda untuk mencoba hal-hal yang justru dapat merusak masa depannya sendiri.
“Maka dari itu, tetap waspada, berikan proteksi bagi diri sendiri, kuatkan dan teguhkan sikap, mental, dan moralitas, agar tidak gampang terpengaruh hal-hal yang negatif,” katanya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari unsur P4GN dan Kodim, serta diikuti sebanyak 50 siswa. Sosialisasi serupa juga direncanakan berlangsung secara berkelanjutan di enam SMP lainnya dalam rentang waktu 27 April hingga 6 Mei 2026.
Adapun sekolah yang menjadi sasaran sosialisasi meliputi SMP Muhammadiyah 2 Denpasar, SMP PGRI 3 Denpasar, SMPN 5 Denpasar, SMPN 10 Denpasar, SMPN 9 Denpasar, SMP TP 45 Denpasar, dan SMP Cipta Dharma Denpasar.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Denpasar berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat dimulai sejak dini, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, kuat, dan mampu menjadi garda terdepan dalam menolak narkoba.
Editor:


