
DENPASAR, KEN-KEN – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Upacara Pemelaspasan Pelinggih di Pura Pesamuan Agung Sakenan, Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, pada Selasa, 11 November 2025. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Denpasar terhadap pelestarian adat dan budaya di wilayahnya.
Upacara yang berlangsung khidmat sejak pagi hari ini diiringi oleh persembahan tarian topeng dan lantunan kidung suci. Prosesi pemelaspasan dipuput oleh Ida Pedanda Putra Telaga dari Griya Telaga Gulingan Sanur, bersama Ida Pedanda Gede Made Dharma Kerthi dari Griya Budha Saraswati Taman Sari Batuan, Sukawati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, Penglingsir Puri Kesiman Anak Agung Ngurah Gede Kusuma Wardana, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Surya Antara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pihak terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota dan Sekda Denpasar melaksanakan persembahyangan bersama dan menyerahkan bantuan Belanja Sesajen secara simbolis dari Pemerintah Kota Denpasar senilai Rp30 juta. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pelestarian budaya lokal.
Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas semangat menyama braya yang ditunjukkan oleh Pengempon Pura Sakenan, khususnya Puri Kesiman dan masyarakat setempat. Ia menekankan bahwa rampungnya pembangunan pelinggih ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, serta memperkuat keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai wujud nyata dari nilai-nilai Tri Hita Karana.
Sementara itu, Penglingsir Puri Kesiman Anak Agung Ngurah Gede Kusuma Wardana mengungkapkan bahwa proses renovasi pelinggih telah dimulai sejak Mei 2025. Ia berharap bangunan suci ini dapat menjadi sumber energi positif bagi masyarakat dan menjadi sarana untuk terus menjaga tradisi, adat, dan keharmonisan umat di Kota Denpasar.
Editor: Ken

