Wagub Giri Prasta Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Penguatan Ekonomi bagi Warga Buleleng

0
1038
Foto: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan jajaran pemerintah daerah saat menyerahkan bantuan bedah rumah dan bantuan sosial kepada masyarakat di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Sabtu (7/11/2026).

Pemprov Bali Salurkan Lebih dari Rp5 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana, 50 Unit Bedah Rumah Dialokasikan Rp3,75 Miliar

BULELENG, KEN-KENKHABARE – Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat upaya penanganan bencana dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak. Hingga November 2026, Pemprov Bali telah menyalurkan bantuan lebih dari Rp5 miliar untuk penanganan dampak bencana dan musibah di Kabupaten Buleleng.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menyerahkan bantuan bedah rumah, bantuan sosial bagi korban bencana dan musibah, serta bantuan penguatan ekonomi masyarakat di Kantor Camat Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Sabtu (7/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Giri Prasta menyerahkan bantuan bedah rumah senilai Rp75 juta kepada masing-masing penerima, yakni Wayan Rediasa, warga Banjar Dinas Tukad Ampel, dan Made Manis, warga Banjar Dinas Kuta Banding, Kecamatan Kubutambahan.

Saat mengunjungi rumah Made Manis, Giri Prasta mendapat informasi bahwa penerima bantuan tersebut telah meninggal dunia beberapa waktu lalu. Berdasarkan kesepakatan keluarga, rumah yang akan diperbaiki melalui program bedah rumah tersebut nantinya diperuntukkan bagi cucunya.

50 Unit Bedah Rumah Dialokasikan Rp3,75 Miliar

Pada kesempatan yang sama, Giri Prasta juga menyerahkan secara simbolis bantuan bedah rumah untuk 50 unit rumah di Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Tejakula. Total pagu anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp3,75 miliar.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Bali dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan tempat tinggal layak.

Selain bantuan bedah rumah, Pemprov Bali juga menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana dan musibah di Kabupaten Buleleng.

Bantuan tersebut mencakup perbaikan 24 unit rumah warga, penguatan ekonomi bagi 14 penerima manfaat, serta perbaikan tiga tempat suci atau tempat ibadah yang terdampak bencana dan musibah.

Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas warga pascabencana.

Dalam sambutannya, Giri Prasta menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan bencana serta pemulihan kondisi masyarakat.

Menurutnya, koordinasi yang baik diperlukan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat harus berjalan dengan baik. Sampai bulan November ini, Pemerintah Provinsi Bali telah menyalurkan lebih dari Rp5 miliar untuk penanganan dampak bencana di Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.

Baca Juga:  Walikota Jaya Negara Terima Kunker Komisi XI DPR RI : Serap Aspirasi Masyarakat Terkait Tenaga Kerja Dan Kesehatan

Ia menjelaskan, Pemprov Bali memiliki mekanisme pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak bencana atau musibah melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Anggaran tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan darurat yang tidak dapat diprediksi sebelumnya, termasuk penanganan dampak bencana alam dan kebakaran.

Pemberian bantuan juga mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 54 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Sosial untuk Korban Bencana/Musibah.

Giri Prasta mencontohkan, masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat kebakaran dapat memperoleh bantuan perbaikan sebesar Rp50 juta. Selain itu, pemerintah juga menyediakan bantuan penguatan ekonomi bagi masyarakat terdampak.

Giri Prasta mengimbau masyarakat yang mengalami bencana atau musibah agar segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa atau perbekel sehingga penanganan dapat dilakukan secepatnya.

Laporan selanjutnya diteruskan kepada camat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada yang terkena musibah, langsung lapor ke aparat desa atau perbekel, kemudian diteruskan ke camat. Pak Camat wajib melaporkan ke BPBD Kabupaten. Karena di Provinsi ada regulasi, penanganannya tidak boleh lebih dari satu bulan, harus segera. Jadi, kalau ada kejadian, langsung dilaporkan agar bisa segera diproses,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi mengenai program bantuan tersebut agar masyarakat memahami prosedur pelaporan dan dapat segera mengakses bantuan pemerintah ketika mengalami bencana atau musibah.

Baca Juga:  Ditemukan Lagi Pangkalan LPG ‘Nakal’, Pertamina Siapkan Sanksi Tegas

Giri Prasta menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster berkomitmen mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana maupun musibah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program bantuan, mulai dari perbaikan rumah, penguatan ekonomi, hingga pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

“Pak Gubernur Bali memiliki program bedah rumah, di mana masing-masing penerima memperoleh bantuan Rp75 juta. Ini membuktikan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” pungkasnya.

Penyerahan bantuan di Kantor Camat Kubutambahan tersebut turut dihadiri Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, serta Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke rumah warga penerima bantuan di Kecamatan Kubutambahan.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemprov Bali berharap masyarakat yang terdampak bencana dan musibah dapat segera memulihkan kondisi tempat tinggal serta kehidupan ekonominya.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemprovbali
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here