Kenang Perjuangan Kapten Ida Bagus Putu Japa, Pemkot Denpasar Luncurkan Buku Biografi dan Siapkan Pengusulan Pahlawan Nasional

0
1051
Foto: Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya membuka seminar mengenal sosok dan perjuangan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa yang dirangkaikan dengan peluncuran buku biografi di Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Selasa (27/10/2026).

DENPASAR, KEN-KENKHABARE — Pemerintah Kota Denpasar memperkuat upaya pengusulan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa sebagai Calon Pahlawan Nasional melalui pembentukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), pengumpulan bukti sejarah, serta peluncuran buku biografi. Langkah tersebut ditandai dengan seminar mengenal sosok dan perjuangan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa di Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Selasa (27/10/2026).

Seminar sekaligus peluncuran buku biografi karya Bernard Keytimu tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya. Kegiatan ini dihadiri Anggota DPD RI Dapil Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputera, ahli waris, unsur TNI/Polri, Forkopimda Kota Denpasar, jajaran LVRI, perwakilan organisasi kemasyarakatan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Wali Kota Denpasar yang disampaikan oleh Sekda Eddy Mulya menegaskan bahwa penghargaan terhadap jasa para pahlawan harus diwujudkan melalui upaya nyata menjaga dan mewariskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus.

“Perjuangan para pendahulu bukan sekadar bagian dari sejarah, melainkan warisan nilai, semangat, dan keteladanan yang harus terus kita jaga dan sampaikan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seminar tersebut bertujuan mengenalkan lebih dekat sosok dan perjuangan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa, menggali nilai-nilai perjuangannya, sekaligus memperkuat dokumentasi sejarah sebagai bahan pendukung pengusulan gelar Pahlawan Nasional.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Pemkot Denpasar telah menerbitkan Keputusan Wali Kota Denpasar Nomor 100.3.3.3/1291/HK/2026 tentang Pembentukan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah.

Baca Juga:  Warga Jaga Kebersihan Lingkungan Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

“Proses ini memerlukan kerja sama, kajian yang mendalam, dan dukungan semua pihak agar sejarah perjuangan beliau dapat terdokumentasi dengan baik dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Eddy Mulya.

Ia berharap TP2GD dapat menjalankan tugas secara cermat, objektif, dan bertanggung jawab dengan melibatkan berbagai pihak yang memiliki pengetahuan, data, serta bukti sejarah yang relevan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Denpasar juga meluncurkan buku biografi Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa karya Bernard Keytimu.

Eddy Mulya menyampaikan apresiasi kepada penulis atas dedikasinya dalam mendokumentasikan perjalanan hidup dan perjuangan tokoh tersebut. Buku ini diharapkan dapat memperkaya referensi sejarah, memperluas pengetahuan masyarakat, serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda.

Peluncuran buku menjadi salah satu bagian dari upaya mengumpulkan dan mendokumentasikan informasi mengenai perjuangan Kapten Japa. Dokumentasi tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat bahan kajian sejarah yang diperlukan dalam proses pengusulan gelar kepahlawanan.

Pemkot Denpasar juga mengajak berbagai pihak untuk terus bersinergi dalam melengkapi bukti sejarah dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perjuangan para pahlawan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, melengkapi bukti sejarah, dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap perjuangan para pahlawan,” imbuhnya.

Baca Juga:  78 Paskibraka Kota Denpasar Dikukuhkan, Siap Bertugas pada HUT ke-81 RI

Sementara itu, Sekretaris DPC LVRI Kota Denpasar I Wayan Mandra, yang membacakan laporan Ketua LVRI Kota Denpasar, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar, khususnya Dinas Sosial, atas fasilitasi dan dukungan terhadap upaya pengusulan Kapten Ida Bagus Putu Japa sebagai Calon Pahlawan Nasional.

Menurut laporan tersebut, upaya pengusulan berawal dari permohonan LVRI Kota Denpasar kepada Wali Kota Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar kemudian menindaklanjutinya melalui fasilitasi pembentukan TP2GD oleh Dinas Sosial.

Tim tersebut berperan meneliti dan mengkaji riwayat hidup, perjuangan, jasa, serta bukti-bukti sejarah Kapten I.B. Putu Japa sebagai bahan pendukung pengusulan.

Proses tersebut mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan; Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010; serta Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 Tahun 2012 tentang Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 13 Tahun 2018.

Selain penyusunan buku biografi, pengenalan sosok Kapten Japa juga dilakukan melalui media sosial dan sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Seminar yang menghadirkan narasumber dengan kompetensi di bidangnya menjadi ruang untuk memperdalam kajian dan menghimpun masukan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Harap Tahun Depan Jangkauan BBTF Lebih Luas

“Seminar ini diharapkan menjadi ruang untuk menggali lebih dalam fakta dan sumber sejarah, memperkaya dokumentasi, serta memperoleh saran, masukan, dan rekomendasi yang dapat mendukung penguatan bahan pengusulan Kapten Ida Bagus Putu Japa sebagai Calon Pahlawan Nasional,” demikian disampaikan dalam laporan LVRI.

Melalui pembentukan TP2GD, penyusunan biografi, dan penguatan kajian sejarah, Pemkot Denpasar bersama LVRI berharap perjalanan hidup serta perjuangan Kapten Anumerta Ida Bagus Putu Japa semakin dikenal masyarakat. Seluruh upaya tersebut menjadi bagian dari proses pengusulan yang harus didukung bukti sejarah dan mengikuti prosedur resmi yang berlaku.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Sumber: Humaspemkotdps

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here