Wabup Dirga Ajak Pelajar Tabanan Jauhi Narkoba, Pahami HIV/AIDS, dan Cegah Stunting

0
1030
Foto: Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menghadiri apel dan roadshow sosialisasi Tim Kolaborasi Orkes Tabanan di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10/2026)

TABANAN, KEN-KENKHABARE – Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga mengajak generasi muda menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikan saat apel dan roadshow sosialisasi Tim Kolaborasi Orkes Tabanan di SMA Negeri 1 Kediri, Kecamatan Kediri, Senin (19/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK). Sosialisasi tersebut juga mendukung upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah.

Kegiatan dihadiri kepala sekolah, jajaran guru, pengurus organisasi yang terlibat, serta para siswa SMA Negeri 1 Kediri.

Dalam sambutannya, Dirga menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Tabanan. Karena itu, pelajar tidak hanya dituntut rajin belajar, tetapi juga perlu membangun kebiasaan hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko.

“Anak-anak sekalian adalah generasi penerus Tabanan. Masa depan daerah ini ada di tangan kalian. Karena itu, selain rajin belajar, kalian juga harus menjaga kesehatan, memiliki komitmen yang baik, menjauhi narkoba, dan peduli terhadap sesama,” tegasnya.

Kolaborasi Edukasi HIV/AIDS, TBC, dan Bahaya Narkoba

Dirga menjelaskan, setiap organisasi dalam Tim Kolaborasi Orkes Tabanan memiliki peran dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai kesehatan dan kepedulian sosial.

KPA berperan memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS sekaligus mendorong masyarakat agar tidak memberikan stigma kepada orang yang hidup dengan HIV. Sementara itu, PPTI meningkatkan kesadaran tentang tuberkulosis (TBC), mulai dari pencegahan hingga pentingnya menjalani pengobatan sampai tuntas.

Baca Juga:  Pasar Rakyat Karangasem, Putri Koster Dorong Produk Lokal dan Bunga Kasna Temukus Makin Berdaya

PMI mengedukasi masyarakat mengenai nilai kemanusiaan, pertolongan pertama, dan kesiapsiagaan bencana. Adapun BNK mengajak generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkoba serta berani menolak ajakan yang dapat merusak masa depan.

Dirga juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Apabila menghadapi persoalan, para pelajar diharapkan tidak ragu meminta bantuan kepada guru maupun orang tua.

Selain HIV/AIDS, TBC, dan penyalahgunaan narkoba, sosialisasi tersebut menyoroti pentingnya percepatan penurunan stunting.

Dirga menjelaskan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan, tetapi juga menyangkut pertumbuhan dan perkembangan anak yang dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kekurangan gizi dalam jangka panjang.

Ia mengajak para siswa membiasakan konsumsi makanan bergizi, tidak melewatkan sarapan, rutin berolahraga, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kesehatan diri.

“Kalian perlu membiasakan makan makanan bergizi, tidak melewatkan sarapan, rutin berolahraga, menjaga kebersihan, dan memperhatikan kesehatan diri. Kebiasaan sehat remaja akan menjadi bekal penting untuk masa depan anak dan cucu kalian,” ujarnya.

Baca Juga:  Sinergi Pemprov Bali dan OJK Diperkuat, Koster Dorong Kolaborasi Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Menurutnya, pembiasaan pola hidup sehat sejak usia sekolah merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Dirga turut mendorong pembentukan dan pengaktifan Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di sekolah-sekolah di Kabupaten Tabanan.

KSPAN diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk belajar, berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, dan membangun pengaruh positif di lingkungan pergaulan mereka.

“KSPAN bukan sekadar organisasi, tetapi wadah bagi kalian untuk belajar dan berbagi informasi yang benar, saling mengingatkan, serta menjadi contoh positif bagi teman-teman sebaya. Saya berharap KSPAN benar-benar aktif, bukan hanya terbentuk di atas kertas, tetapi diisi dengan kegiatan yang menarik, edukatif, dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah,” harapnya.

Dirga juga mengajak kepala sekolah dan jajaran guru memperkuat sinergi dengan KPA, PPTI, PMI, dan BNK agar edukasi kesehatan dapat disampaikan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan pelajar dan mudah dipahami.

Ia menitipkan tiga pesan kepada generasi muda, yakni menjaga diri dan masa depan, peduli terhadap teman, serta menjadi pelopor perubahan positif.

“Mulailah dari diri sendiri, dari sekolah, dan dari keluarga. Tidak perlu menunggu menjadi orang besar untuk melakukan hal yang baik,” tegasnya.

Melalui kegiatan kolaboratif tersebut, seluruh sekolah di Kabupaten Tabanan diharapkan dapat menjadi lingkungan yang aman, bebas narkoba, peduli terhadap kesehatan, serta mendukung tumbuhnya generasi yang sehat, berprestasi, dan peduli terhadap sesama.

Editor: I Nyoman Arta Wirawan
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here