Buka Porsenides Canggu, Bupati Adi Arnawa Ungkap Solusi Jalan Baru Sepanjang 4,7 Km

0
1042
Bupati Adi Arnawa buka Porsenides Canggu dan ungkap jalan alternatif 4,7 km
Foto: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Porsenides Desa Canggu 2026 sekaligus menyoroti pembangunan jalur alternatif sepanjang 4,7 kilometer untuk mengurai kemacetan kawasan Canggu dan Tibubeneng.

BADUNG, KEN-KEN KHABARE – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa membuka rangkaian Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Desa Canggu 2026 di Lapangan Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (22/8/2026).

Selain menyaksikan berbagai kegiatan olahraga dan seni, Bupati Adi Arnawa menyoroti persoalan kemacetan yang semakin menjadi tantangan di kawasan Canggu dan Tibubeneng seiring pesatnya perkembangan pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyaksikan pementasan fragmen tari “Ki Begawan Canggu” yang mengangkat sejarah dan asal-usul Desa Canggu. Menurutnya, penguatan budaya lokal menjadi bagian penting dalam menjaga identitas desa sekaligus mendukung pariwisata berbasis budaya.

“Fragmen tari ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi menjadi medium untuk menjaga memori kolektif, nilai budaya, dan jati diri masyarakat. Ketika sejarah dan budaya dikemas secara kreatif, desa dapat memperkuat daya saing destinasi dan menghadirkan pengalaman wisata yang autentik,” kata Adi Arnawa.

Di tengah perkembangan Canggu sebagai salah satu kawasan pariwisata yang semakin ramai, Bupati Adi Arnawa mengakui persoalan kemacetan menjadi tantangan serius.

Menurutnya, tingginya mobilitas kendaraan di kawasan Canggu dan Tibubeneng telah memberikan tekanan terhadap kapasitas infrastruktur jalan yang tersedia.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kenyamanan wisatawan dan daya saing destinasi pariwisata Badung.

Karena itu, Pemkab Badung tengah mempercepat pembangunan jalur konektivitas alternatif sebagai salah satu solusi untuk mendistribusikan arus kendaraan.

Jalur tersebut dirancang menghubungkan kawasan Canggu–Berawa–Banjar Umalas–Seminyak–Kedampang hingga Teuku Umar Barat dengan total panjang sekitar 4,7 kilometer.

“Untuk tahap awal 2026, kami berharap ruas sepanjang 4,7 kilometer ini dapat diselesaikan pada akhir Desember nanti. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendistribusikan arus lalu lintas secara optimal dan memecah konsentrasi kendaraan di Canggu serta Tibubeneng,” jelas Adi Arnawa.

Baca Juga:  Ribuan Warga Semarakkan Tumpek Krulut di Art Centre, Gubernur Koster Serahkan Tali Kasih kepada 30 Pelajar

Pemkab Badung juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui rencana pembangunan jalan pintas atau shortcut dari kawasan Gatot Subroto Barat.

Pembangunan tersebut diproyeksikan masuk dalam rencana tahun anggaran 2027–2028 untuk memperkuat konektivitas dan memberikan alternatif pergerakan kendaraan menuju kawasan pariwisata di wilayah Badung Utara dan sekitarnya.

Adi Arnawa menegaskan, pembangunan infrastruktur transportasi harus berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata.

“Jangan sampai destinasi yang sangat diminati justru menghadapi kejenuhan akibat persoalan mobilitas. Kekuatan pariwisata Bali bukan hanya soal fasilitas dan keindahan alam, tetapi juga kemampuan masyarakat menjaga dan mengembangkan identitas budayanya,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan jalan alternatif diharapkan tidak hanya menjadi solusi terhadap kemacetan, tetapi juga mampu menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Canggu.

Selain persoalan infrastruktur, Porsenides Desa Canggu 2026 juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat melalui olahraga dan seni.

Fragmen tari “Ki Begawan Canggu” dinilai memiliki nilai penting karena mengangkat sejarah lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Desa Canggu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Badung Made Suryananda Pramana dan I Gede Aryantha, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa beserta jajaran Tripika, Perbekel Canggu I Wayan Suarya, Perbekel Pererenan, perwakilan Perbekel Tibubeneng, Bendesa Adat Canggu I Nyoman Siana, serta tokoh adat, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Baca Juga:  Dampak Gempa M7,7 NTT, 47 Warga Meninggal Dunia

Dalam rangkaian Porsenides tersebut, Bupati Adi Arnawa juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang turnamen bola voli.

Tim Porba Banjar Babakan berhasil menjadi juara pertama, disusul Macan Canggu sebagai juara kedua. Sementara posisi ketiga diraih Putra Roket Banjar Tegal Gundul.

Melalui Porsenides, Pemkab Badung berharap kegiatan olahraga dan seni tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal di tengah perkembangan pariwisata Canggu.

Editor: I Nyoman Arta W
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here