Wali Kota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

0
44
Foto: Walikota I Gst Ngurah Jaya Negara, , dan Wawali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa.

DENPASAR, KEN-KEN – Pertengahan tahun 2026, seluruh umat Hindu akan merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan sebagai momentum kemenangan dharma atau kebaikan melawan adharma atau keburukan.

Hari Suci Galungan yang jatuh setiap Budha Kliwon Wuku Dungulan akan diperingati pada Rabu (17/6) mendatang.

Sementara itu, Hari Suci Kuningan akan dirayakan pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan, Sabtu (27/6), atau sepuluh hari setelah Hari Suci Galungan.

Serangkaian menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar juga menggelar berbagai kegiatan. Di antaranya pasar murah, bazar pangan, dan pemantauan harga bahan pokok.

Tampak pula umat Hindu di Kota Denpasar mulai melaksanakan berbagai persiapan, khususnya berkaitan dengan sarana dan prasarana upakara untuk menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, di sela-sela kegiatan kemasyarakatan dan pemerintahan pada Minggu (14/6), mengatakan bahwa momentum Hari Suci Galungan dan Kuningan hendaknya dimanfaatkan masyarakat, khususnya umat Hindu, untuk senantiasa meningkatkan sradha bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Lebih lanjut dikatakan, makna kemenangan dharma melawan adharma pada masa kini harus diterjemahkan sebagai upaya dan tekad untuk terus berkarya dalam meningkatkan kualitas kehidupan yang seimbang antara material dan spiritual.

Dengan demikian, sebagai umat beragama, masyarakat diharapkan mampu mencapai kebahagiaan dengan tetap berpijak pada ajaran agama Hindu, yakni dharma, artha, kama, dan moksa.

“Semoga di Hari Suci Galungan dan Kuningan ini, dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari kegelapan dan senantiasa mampu melewati tantangan hidupnya,” ujar Jaya Negara.

Jaya Negara juga mengajak masyarakat untuk senantiasa mulat sarira, mempererat tali persaudaraan, dan memperkuat silaturahmi.

Menurutnya, mulat sarira menjadi pesan penting dalam perjalanan hidup untuk mengevaluasi langkah dalam mengamalkan ajaran dharma, baik dharmaning agama maupun dharmaning negara.

Baca Juga:  Dipuput Sembilan Sulinggih, Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Padudusan Agung di Segara Rupek

Dengan demikian, kehidupan yang dijalani diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masa depan yang lebih baik, sejahtera, makmur, dan damai.

Pihaknya juga mengajak masyarakat Kota Denpasar agar dalam perayaan Hari Suci Galungan dan Kuningan senantiasa berpikir, berkata, dan berbuat yang baik sebagai cerminan dharma.

Selain itu, pelaksanaan upakara juga diharapkan dapat dilakukan secara sederhana dengan tetap mengedepankan makna, nilai, dan ketulusan dalam pelaksanaannya.

“Jadikanlah spirit Hari Suci Galungan dan Kuningan ini sebagai ajang mulat sarira serta meningkatkan sradha bhakti dalam menyikapi tantangan saat ini, dan menjadi momentum kebangkitan dan kemenangan, serta bersatu dalam perbedaan,” kata Jaya Negara.

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Baca Juga:  Gubernur Koster Lepas Peed Aya, Tandai Pembukaan Pesta Kesenian Bali XLVIII

Ia mengatakan, momentum Hari Suci Galungan dan Kuningan hendaknya dijadikan titik tolak untuk menata masa depan yang lebih baik, lebih berkualitas, serta mampu mewujudkan kesejahteraan bersama.

Pelaksanaan upakara, kata Arya Wibawa, juga diharapkan dapat dikemas sederhana dengan tetap berpedoman pada makna, nilai, dan filsafat agama Hindu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Arya Wibawa menyampaikan ucapan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat se-Dharma di mana pun berada, khususnya masyarakat Kota Denpasar.

“Kepada seluruh umat se-Dharma, atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Denpasar, Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan. Dumogi kenak rahayu sareng sami, serta semoga di Hari Suci Galungan dan Kuningan, dharma senantiasa menuntun umat manusia terbebas dari kegelapan menuju keutamaan hidup,” ujar Jaya Negara dan Arya Wibawa.

Keduanya juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi mendukung pembangunan Kota Denpasar dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam.

“Mari bersinergi bersama mendukung pembangunan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam untuk mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya menuju Denpasar Makmur, Aman, Jujur, dan Unggul atau MAJU,” ujar Jaya Negara dan Arya Wibawa.

Melalui momentum Hari Suci Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kota Denpasar berharap semangat dharma, kebersamaan, dan persaudaraan semakin kuat di tengah masyarakat.

Perayaan hari suci ini juga diharapkan menjadi ruang refleksi spiritual untuk memperkuat harmoni sekala dan niskala, menjaga persatuan, serta membangun kehidupan yang damai, sejahtera, dan penuh kasih.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here