Operasional TPST Tahura 1 Denpasar Dikebut, Ditarget Olah Sampah 200–300 Ton per Hari

0
47
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa serta Camat Denpasar Selatan, Ida Bagus Made Purwanasara saat meninjau langsung proses instalasi dan pengolahan sampah di TPST Tahura 1 Denpasar, Sabtu (25/4).

Pemilahan Sampah Jadi Kunci Produktivitas Mesin Pengolahan

DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar terus menggenjot optimalisasi operasional mesin pengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Kali ini, percepatan difokuskan pada TPST Tahura 1, yang ditargetkan mampu mengolah sampah hingga 200 ton per hari.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat meninjau langsung proses instalasi lanjutan dan pengolahan sampah di TPST Tahura 1 Denpasar, Sabtu (25/4/2026).

Jaya Negara menjelaskan, TPST Tahura 1 dan Tahura 2 kini difokuskan untuk mengolah sampah dengan kapasitas total mencapai 300 ton per hari. Kapasitas tersebut ditopang oleh tiga mesin pengolahan sampah yang tersebar di dua lokasi tersebut.

“Hari ini kita meninjau proses instalasi lanjutan, namun untuk pengolahan sampah menjadi RDF sudah berlangsung dan terus kita optimalkan,” ujar Jaya Negara.

Baca Juga:  Dukung Kolaborasi Hijau, Wali Kota Jaya Negara Ikut Tanam Mangrove dan Pelepasan Burung

Dalam peninjauan yang turut didampingi Kadis DLHK Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa dan Camat Denpasar Selatan Ida Bagus Made Purwanasara, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa pemilahan sampah merupakan tahapan paling penting dalam keseluruhan proses pengolahan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, terutama melalui pemilahan sejak dari rumah tangga.

“Pemilahan menjadi kunci. Jika sampah terpilah, maka proses pengolahan akan lebih cepat dan optimal. Jadi kami mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam pemilahan dan pengolahan berbasis sumber ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kadis DLHK Kota Denpasar Ida Bagus Putra Wirabawa, didampingi Pemimpin Waste to Wealth Merakarno Rahusna Taruno, menjelaskan bahwa saat ini proses pengolahan sampah di TPST Tahura 1 sudah mulai berjalan. Meski demikian, optimalisasi masih terus dilakukan, terutama untuk pengolahan sampah menjadi karbon.

Ia menambahkan, jika seluruh perangkat mesin telah terpasang sempurna, maka TPST Tahura 1 akan mampu mengolah sampah hingga 200 ton per hari, sedangkan TPST Tahura 2 ditargetkan mencapai 100 ton per hari.

Baca Juga:  Tanam Mangrove Bersama Jamintel Kejagung dan Kejati Bali, Gubernur Koster Ajak Sinergi Tingkatkan Ruang Hijau Bali

Keberadaan fasilitas tersebut akan melengkapi sistem pengolahan sampah yang kini terus dibangun di Kota Denpasar. Di antaranya, PDU Padangsambian Kaja difokuskan untuk sampah anorganik, TPST Kesiman Kertalangu untuk sampah organik, sedangkan TPST Tahura diarahkan untuk pengolahan sampah menjadi RDF dan karbon. Selain itu, penguatan juga dilakukan melalui TPS3R dan sistem pengolahan sampah berbasis sumber oleh masyarakat.

“Kami mohon dukungan masyarakat dalam optimalisasi pengolahan ini dengan memilah sampah, karena inilah yang menjadi kunci produktivitas mesin pengolahan sampah, serta melaksanakan pengolahan sampah berbasis sumber. Dengan sinergi yang baik, tentu penanganan sampah di Kota Denpasar dapat berjalan optimal,” ujar Gustra.

Baca Juga:  Dari Pra Rakerkomwil IV Ke-21 APEKSI, Wali Kota Jaya Negara Ajak Perkuat Kolaborasi Hadapi Berbagai Tantangan

Upaya percepatan operasional TPST Tahura ini menjadi bagian dari langkah serius Pemkot Denpasar dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. Namun, keberhasilan sistem tersebut tetap sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here