248 Kader PKK dan Posyandu Denbar Ikuti Penguatan Literasi Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

0
51
Foto: Bunda Literasi Kota Denpasar yang juga Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama para Kader TP PKK/Posyandu Kecamatan Denpasar Barat dalam sosialisasi dan penguatan kapasitas Kader TP PKK dan Posyandu Kecamatan Denpasar Barat, berkaitan dengan literasi pengolahan sampah berbasis sumber, di kantor kecamatan setempat, Minggu (12/4).

DENPASAR, KEN-KEN – Sebanyak 248 kader TP PKK dan Posyandu Kecamatan Denpasar Barat mengikuti kegiatan sosialisasi dan penguatan kapasitas mengenai literasi pengolahan sampah berbasis sumber yang digelar di Kantor Kecamatan Denpasar Barat, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kecamatan Denpasar Barat dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar. Pelaksanaannya dibagi dalam dua sesi dengan melibatkan kader dari seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Denpasar Barat.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai pengolahan sampah berbasis sumber, termasuk langkah-langkah pemilahan sampah di tingkat rumah tangga sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga:  30 Mahasiswa Magister Hukum Ikuti Yudisium Unwar, Lulusan Tercepat Fakultas Pascasarjana Unwar

Bunda Literasi Kota Denpasar yang juga Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, hadir langsung dan menyampaikan bahwa sosialisasi ini tidak boleh berhenti hanya sebagai kegiatan pemberian materi di dalam ruangan.

Menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana seluruh kader dapat memahami dengan baik praktik pengolahan sampah berbasis sumber dan kemudian menjadi penggerak di wilayah masing-masing.

“Awalnya memang terasa merepotkan. Namun jika kita tekuni dan lakukan dengan baik, saya meyakini ini akan menjadi kebiasaan yang baik dan berdampak baik bagi kita semua,” ungkap Sagung Antari.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Barat, Ny. Prima Dewi Yuswara, menegaskan bahwa pengolahan sampah berbasis sumber bukan semata soal aktivitas teknis, melainkan juga bagian dari proses membangun kesadaran bersama.

Menurutnya, perubahan besar dalam pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah, dengan pemahaman bahwa setiap sampah pada dasarnya merupakan tanggung jawab masing-masing.

Pelibatan kader TP PKK dan Posyandu, lanjut Prima Dewi, menjadi langkah penting untuk menggerakkan seluruh lapisan masyarakat agar ikut berperan aktif dalam mengolah dan mengelola sampah di lingkungan rumah tangga masing-masing.

Baca Juga:  Suzuki Perkenalkan e Vitara di Bali, SUV Listrik Modern dengan Teknologi Canggih

“Ketika kesadaran itu tumbuh, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga merawat masa depan anak cucu kita, merawat Kota Denpasar yang kita cintai bersama,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader TP PKK dan Posyandu di Kecamatan Denpasar Barat tidak hanya memahami pentingnya pengolahan sampah berbasis sumber, tetapi juga mampu menjadi ujung tombak edukasi lingkungan di tengah masyarakat.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here