Jelang Nyepi dan Idul Fitri, Pemkot Denpasar Pastikan Stok Pangan Aman di Gudang Bulog Sempidi

0
81
Foto: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, dan anggota TPID Kota Denpasar saat melaksanakan monitoring ketersediaan stok pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, pada Jumat (13/3).

DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan monitoring ketersediaan stok pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di Gudang Bulog Sempidi, Kabupaten Badung, Jumat (13/3).

Monitoring dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta, didampingi Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar AA Gede Bayu Brahmasta, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Ida Bagus Mayun Suryawangsa, Kabag Perekonomian Setda Agus Jayadi, serta jajaran Polresta Denpasar dan anggota TPID.

Alit Adhi Merta mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap aman sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi daerah menjelang hari besar keagamaan.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pangan, khususnya beras, menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tetap aman,” ujarnya.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Pimpin Apel Siaga Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Ubung

Berdasarkan hasil pemantauan di Gudang Bulog Sempidi, ketersediaan stok beras dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar tiga bulan ke depan.

Stok yang tersedia meliputi beras medium sebanyak 3.864.345 kilogram dengan harga Rp11.000 per kilogram, serta beras premium sebanyak 42.005 kilogram dengan harga Rp14.860 per kilogram.

Selain itu, Pemerintah Kota Denpasar juga memiliki cadangan pangan daerah sebanyak 45 ton yang semakin memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, Agus Jayadi, menjelaskan Gudang Bulog Sempidi juga memiliki stok komoditas pangan lainnya, seperti minyak goreng sebanyak 2.574 liter dengan harga Rp14.500 per liter dan gula pasir sebanyak 869 kilogram dengan harga Rp16.500 per kilogram.

Baca Juga:  Gubernur Koster Tegaskan Kemasan Arak Bali Wajib Gunakan Aksara Bali

Menurutnya, Bulog juga membuka kesempatan bagi pedagang untuk membeli beras medium melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna memperlancar distribusi kepada masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Secara keseluruhan, hasil monitoring menunjukkan stok pangan di wilayah Denpasar berada dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok,” ujarnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here