Gubernur Koster Tegaskan Peran Strategis WHDI Bali dalam Menjaga Adat dan Tradisi

0
87
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin 9 Februari 2026.

DENPASAR, KEN-KEN – Audiensi jajaran Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Bali dengan Gubernur Bali Wayan Koster berlangsung di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin 9 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan organisasi perempuan Hindu dalam menjaga keajegan adat, tradisi, serta kearifan lokal Bali.

Ketua WHDI Provinsi Bali, Tjok Istri Sri Rasmawati Yudhara, melaporkan hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang telah memilih ketua baru secara sah dan demokratis. Ia juga menyampaikan harapan agar Gubernur Koster berkenan menjadi pelindung WHDI Bali, guna memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan berbasis budaya, adat, dan nilai-nilai Hindu.

Dalam kesempatan itu, WHDI Bali memaparkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun WHDI yang berfokus pada pelestarian budaya Bali. Sejumlah lomba seperti wirama, kidung, dharma wacana, gebogan, dan jejaitan digelar sebagai media edukasi dan regenerasi budaya, berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali.

Baca Juga  SMSI Bali Apresiasi Dukungan Pemkab dalam Fasilitasi Delegasi HPN 2026 di Banten

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menegaskan pentingnya menjaga kemurnian adat, tradisi, dan tata cara keagamaan Hindu Bali.

“Peran WHDI sangat strategis dan kini semakin penting. Dalam keluarga dan masyarakat, terutama dalam menjaga, menanamkan, dan mewariskan nilai adat, tradisi, serta budaya Bali kepada generasi berikutnya,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Dorong Hilirisasi Produk Unggulan dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Tabanan 2027

Ia menilai WHDI memiliki peran vital dalam menjaga keajegan adat dan tradisi Bali, karena kiprah organisasi ini menyentuh langsung aspek pendidikan keluarga, sosial, dan keagamaan di tingkat akar rumput.

Audiensi ini menegaskan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Bali dan WHDI untuk memperkuat pembangunan Bali yang berlandaskan Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan menempatkan adat, agama, tradisi, seni, dan budaya sebagai roh utama pembangunan daerah.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here