30 Mahasiswa Magister Hukum Ikuti Yudisium Unwar, Lulusan Tercepat Fakultas Pascasarjana Unwar

0
150

DENPASAR, KEN-KEN – Yudisium ke-30 Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Sabtu (11/4/2026), diikuti oleh yudisiawan/yudisiawati dari Program Studi Magister Hukum Fakultas Pascasarjana Unwar.

Ketua Program Studi Magister Hukum, Dr. Ni Komang Arini Styawati, S.H., M.Hum., bersama Koordinator Pengembangan Kurikulum (KPK) Dr. I Wayan Rideng, S.H., M.H., mengaku bangga atas keberhasilan anak didiknya yang lulus tercepat di lingkungan Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa.

Menurutnya keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa proses akademik yang dijalankan secara disiplin, terarah, dan berkualitas mampu melahirkan lulusan yang unggul, kompetitif, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Koster dan Densus 88 Sepakat Perkuat Keamanan Bali, Cegah Radikalisme dan Intoleransi

“Kewenangan saya hanya membimbing, terkait adanya perbedaan dan dinamika dalam pemilihan lulusan terbaik di tingkat Fakultas Pascasarjana bukan kewenangan saya,” ujar Rideng yang aktif sebagai pembicara di media TV, media cetak dan online di Bali.

Rideng yang juga aktif menjadi narasumber dan sebagai tim ahli di salah satu pemerintah daerah di Bali menyampaikan rasa bangga bisa berkarya baik di institusinya.

Rektor Universitas Warmadewa, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., dalam sambutannya menekankan bahwa yudisium merupakan tonggak penting dalam perjalanan akademik sekaligus awal kontribusi nyata para lulusan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Seminar Nasional KUHAP, Peranan Advokat Dalam Penegakan Hukum dan Keadilan Berdasarkan KUHAP Baru

“Yudisium ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa. Kami berharap para lulusan Pascasarjana Unwar mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi, menjunjung tinggi etika, serta mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, para lulusan juga diharapkan terus meningkatkan kompetensi dan tidak berhenti belajar, mengingat dinamika dunia kerja yang semakin kompetitif dan menuntut kemampuan adaptasi secara berkelanjutan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pascasarjana Unwar, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa seluruh peserta yudisium telah melalui proses akademik yang ketat dan berkualitas, sehingga siap menghadapi tantangan profesional ke depan.

“Kami memastikan bahwa setiap lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan analisis yang kuat. Ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan profesional ke depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pascasarjana Unwar akan terus berinovasi dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan masyarakat agar para lulusan tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Sidang Perdana BAKI Dimulai, Atlet Panahan Bali RMG Gugat Pencoretan dari Timnas SEA Games 2025

Sebagai bagian dari tradisi akademik Prodi Magister Hukum menetapkan lulusan terbaik yang diraih oleh yudisiwan I Nyoman Arta Wirawan, S.Pt., S.H., M.H., dengan predikat cumlaude dengan IPK 4,00 dan masa studi hanya 1 tahun, 6 bulan, 1 hari pada Program Studi Magister Hukum.

Dalam fokus keilmuannya mencakup isu pengaturan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, transisi energi berkelanjutan, hingga advokasi hukum media dan delik pers.

Hal tersebut sejalan dengan kiprahnya disamping sebagai pimpinan di perusahaan otomotif PT United Indobali, juga sebagai Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tabanan.

Dalam tesis berjudul “Rekonstruksi Pengaturan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Perspektif Dalam Pembangunan Berkelanjutan”, yang kemudian diterbitkan menjadi sebuah buku, “Pengaturan Pengaturan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, Perspektif Hukum Pembangunan dan Transisi Energi Berkelanjutan“, Author: I Nyoman Arta Wirawan, S.Pt., S.H., M.H., Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H., Dr. I Wayan Rideng, S.H., M.H., Penerbit, Scopindo Media Pustaka, 2026, ISBN: 978-634-300-001-3.

“Yudisium ini bukan akhir, melainkan awal untuk mengaplikasikan ilmu yang telah kami peroleh. Ke depan, saya menargetkan dapat berkontribusi lebih luas, baik di dunia profesional maupun dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujar Arta lulusan terbaik Magister Hukum 2026.

Baca Juga:  Suzuki Perkenalkan e Vitara di Bali, SUV Listrik Modern dengan Teknologi Canggih

Ia menegaskan bahwa ilmu yang diperolehnya tidak hanya akan difokuskan pada penguatan regulasi sektor energi berkelanjutan, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk mendukung penguatan literasi hukum di masyarakat, termasuk dalam pendampingan isu-isu hukum pers dan advokasi kebebasan berekspresi yang bertanggung jawab di era digital.

Pelaksanaan Yudisium ke-30 Pascasarjana Unwar sendiri meluluskan 117 yudisiawan dimana 30 mahasiswa berasal dari Program Studi Magister Hukum. Kehadiran para yudisiawan tersebut menjadi bagian penting dari capaian akademik Program Studi Magister Hukum, Prodi Magister Manajemen, Prodi Magister Linguistik, Prodi Magister Administrasi Publik, Prodi Magister Kenotariatan, Prodi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan, Prodi Magister Sains Pertanian, Prodi Magister Akutansi, Prodi Magister Ilmu Biomedis, dan Program Doktor Hukum yang semuanya di bawah Fakultas Pascasarjana Unwar yang terus menunjukkan perkembangan positif. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan, sekaligus menjadi refleksi atas capaian akademik para lulusan yang siap melangkah ke jenjang profesional berikutnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here