
DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar resmi menugaskan 41 kepala sekolah baru untuk jenjang TK, SD, dan SMP. Surat keputusan (SK) penugasan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Kamis (9/4/2026).
Penugasan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah sekaligus memperkuat kualitas tata kelola pendidikan di Kota Denpasar. Dari total penerima, terdiri atas 1 kepala sekolah TK, 34 kepala sekolah SD, dan 6 kepala sekolah SMP.
Dalam arahannya, Eddy Mulya menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang menerima amanah baru. Ia menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab besar dalam membentuk kualitas pendidikan dan iklim belajar di sekolah.
Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan, baik melalui pemenuhan infrastruktur maupun penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap sekolah-sekolah di Denpasar mampu mencapai target pendidikan yang telah ditetapkan. Pemerintah kota juga akan terus hadir mendukung peningkatan kualitas sekolah di seluruh wilayah,” ujarnya.
Eddy Mulya menambahkan, tantangan dunia pendidikan ke depan tidak ringan, terutama karena kebutuhan tenaga pendidik harus terus disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Setiap tahun, kata dia, ada guru yang memasuki masa pensiun, sehingga regenerasi dan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik harus dipersiapkan dengan baik agar kualitas pembelajaran tidak terganggu.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan kepemimpinan kepala sekolah dalam mendukung sistem pendidikan yang profesional, terbuka, dan akuntabel. Karena itu, seluruh kepala sekolah yang menerima SK turut menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen moral dan administratif dalam menjalankan tugas.
Dalam kesempatan tersebut, Eddy Mulya menjelaskan bahwa penyerahan SK oleh sekretaris daerah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam mekanisme terbaru, sekretaris daerah memiliki peran sebagai Ketua Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah, yang bertugas memberikan penilaian objektif terhadap kelayakan guru untuk mendapat penugasan sebagai kepala sekolah.
Ia menegaskan bahwa seluruh penerima SK telah melewati proses evaluasi yang ketat. Karena itu, penugasan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata, tanggung jawab, dan dedikasi penuh.
“Saya ingin menegaskan bahwa kehadiran bapak dan ibu di sini adalah bukti bahwa saudara telah dinyatakan layak melalui proses evaluasi yang ketat. Maka jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Secara khusus, Eddy Mulya juga menitipkan tiga pesan sederhana kepada para kepala sekolah yang memulai masa tugas baru, yakni bekerja dengan senyum, menjalankan tugas dengan bahagia, dan selalu bersyukur atas kepercayaan yang diberikan.
Menurutnya, energi positif seorang pemimpin sekolah akan berpengaruh besar terhadap guru, siswa, dan seluruh ekosistem pendidikan di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, mengatakan bahwa penugasan kepala sekolah ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap satuan pendidikan dipimpin oleh figur yang tepat.
Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya membutuhkan sarana yang memadai, tetapi juga kepemimpinan sekolah yang kuat, profesional, dan berintegritas.
Proses seleksi, lanjutnya, dilakukan secara ketat dan transparan dengan mengacu pada regulasi terbaru serta rekomendasi dari tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah. Dari 41 SK yang diserahkan, sebanyak 37 merupakan penugasan pertama, sedangkan 4 lainnya merupakan perpanjangan masa tugas periode kedua untuk kepala sekolah SMP.
Dengan penugasan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap kualitas manajemen sekolah semakin kuat dan pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat terus meningkat.
Editor: Ken


