
DENPASAR, KEN-KEN – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mendampingi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), H. Mukhtarudin, dalam pelepasan 1.000 calon pekerja migran Indonesia (PMI) sektor hospitality yang akan diberangkatkan ke Bulgaria, Kamis (2/4/2026), di Hotel Prama Sanur Beach.
Pelepasan tersebut juga dihadiri Anggota DPR RI Komisi VI, Gde Sumarjaya Linggih, serta sejumlah mitra strategis dan pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Menteri P2MI H. Mukhtarudin menyampaikan apresiasi kepada para calon pekerja migran yang telah melalui proses panjang, mulai dari pelatihan hingga seleksi, sebelum akhirnya siap diberangkatkan ke luar negeri. Menurutnya, keberangkatan tersebut bukan hanya menjadi langkah mencari penghidupan, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata terhadap perekonomian bangsa.
“Pelepasan ini bertepatan dengan momentum Purnama Kadasa yang dimaknai sebagai waktu yang baik untuk memulai langkah baru dengan niat suci serta harapan akan keselamatan dan kesejahteraan,” ujar Mukhtarudin.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mendampingi para pekerja migran selama menjalani masa kerja di luar negeri. Dengan bekal keterampilan, kesiapan mental, serta dukungan pemerintah, para pekerja migran diharapkan mampu meraih pengalaman dan kesuksesan, lalu kembali ke tanah air dengan membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah.
“Pekerja migran adalah pahlawan devisa. Kontribusi remitansi yang dikirimkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat serta memperkuat ekonomi daerah dan nasional,” ujar Mukhtarudin.
Lebih lanjut, Mukhtarudin menekankan bahwa pemerintah, melalui Kementerian P2MI, berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh kepada pekerja migran, mulai dari sebelum keberangkatan, saat bekerja, hingga kembali ke tanah air. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden RI dalam memperkuat perlindungan dan peningkatan kualitas pekerja migran Indonesia.
Mukhtarudin juga mengingatkan para pekerja untuk menjaga disiplin, integritas, serta menghormati hukum dan budaya negara tujuan.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jaga nama baik Indonesia, karena kalian adalah cerminan bangsa di mata dunia,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menambahkan bahwa keberangkatan pekerja migran merupakan peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus membawa citra positif bagi daerah.
“Di Kota Denpasar terdapat 120 pekerja migran yang turut diberangkatkan hari ini. Kami berharap mereka dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga diri, serta tetap menjalin komunikasi dengan keluarga,” ujarnya.
Arya Wibawa juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Bali, termasuk sikap ramah dan etos kerja yang baik, sebagai identitas yang harus dibawa ke mancanegara.
“Jadilah duta bangsa yang membanggakan, dengan menunjukkan profesionalisme, keramahan, dan integritas dalam bekerja,” tambah Arya Wibawa.
Editor: Ken


