PERPANI Bali Apresiasi Komitmen Giri Prasta Membangun Sport Center, Base Camp dan BK PON 2027

0
128
Foto: Ketum KONI Bali terpilih, I Nyoman Giri Prasta, bincang-bincang dengan Sekum Perpani Bali, Infithar Fajar Putra, usai penutupan Musprov KONI Bali, (23/3).

DENPASAR, KEN-KEN – Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Bali 2026 membawa harapan baru bagi cabang olahraga panahan di Bali. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum PERPANI Bali, Infithar Fajar Putra, usai menghadiri agenda Musprov KONI Bali dan berbincang langsung dengan Ketua Umum KONI Bali terpilih, I Nyoman Giri Prasta, Senin (23/3/2026).

Dalam obrolan seusai acara, Infithar mengungkapkan bahwa Giri Prasta memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan pembinaan atlet, khususnya untuk cabang olahraga panahan di Bali. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah komitmen untuk menghadirkan tempat latihan khusus bagi atlet panahan tingkat provinsi.

Menurut Infithar, hingga saat ini PERPANI Bali belum memiliki base camp permanen sebagai pusat latihan atlet panahan provinsi. Kondisi tersebut menyebabkan saat pelaksanaan training center (TC) PON sebelumnya, para atlet masih harus memanfaatkan fasilitas latihan milik PERPANI Denpasar dan PERPANI Badung.

“Dalam obrolan usai acara, beliau menyampaikan komitmennya untuk memberikan tempat latihan bagi atlet panahan Bali. Ini tentu menjadi harapan besar bagi kami, karena sampai hari ini PERPANI Bali memang belum memiliki base camp sendiri untuk pembinaan atlet provinsi,” ujar Infithar Fajar Putra.

Selain soal sarana latihan, Ketua Umum KONI Bali terpilih berjanji memberikan dukungan penuh menghadapi Babak Kualifikasi PON tahun depan. Dukungan tersebut dinilai sangat penting, mengingat pada BK PON 2023 lalu para orang tua atlet masih harus menanggung biaya yang cukup signifikan akibat keterbatasan anggaran yang tersedia.

Infithar menilai, kondisi tersebut tidak ideal bagi sistem pembinaan olahraga prestasi. Karena itu, pihaknya berharap dukungan dari KONI Bali agar atlet bisa fokus berlatih dan bertanding tanpa terbebani persoalan pembiayaan.

“Pada BK PON 2023 lalu, karena keterbatasan anggaran, orang tua atlet masih menanggung biaya yang cukup besar. Ke depan, kami berharap komitmen dukungan penuh ini benar-benar diwujudkan agar pembinaan atlet berjalan lebih maksimal,” tegasnya.

Baca Juga:  Nahkodai KONI Bali, Giri Prasta Siap Dorong Prestasi Atlet dan Pembenahan Organisasi

Dalam penutupan Musorprov KONI Bali, Ketua Umum KONI Bali terpilih juga menekankan pentingnya seluruh stakeholder olahraga untuk tunduk dan patuh pada peraturan organisasi, baik AD/ART KONI maupun AD/ART serta peraturan organisasi masing-masing cabang olahraga.

Pesan tersebut dinilai sangat penting bagi seluruh insan olahraga di Bali. Menurutnya, kepatuhan pada aturan organisasi merupakan fondasi utama untuk menjaga stabilitas, profesionalisme, dan kesehatan kelembagaan olahraga.

“Beliau juga mengingatkan bahwa sumber persoalan organisasi sering kali muncul karena adanya peraturan yang justru dilanggar oleh pengurus itu sendiri. Karena itu, semua pihak harus tunduk dan patuh pada aturan organisasi,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Salat Id dan Rayakan Idul Fitri Bersama Korban Bencana di Aceh Tamiang

Lebih jauh, PERPANI Bali juga menyambut optimistis komitmen besar Ketua Umum KONI Bali terpilih yang berjanji untuk mendorong pembangunan sport center serta menyiapkan Bali menuju peluang menjadi tuan rumah PON di masa mendatang. Langkah tersebut dipandang dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem olahraga prestasi di Pulau Dewata.

PERPANI Bali berharap kepengurusan KONI Bali yang baru di bawah kepemimpinan I Nyoman Giri Prasta benar-benar mampu menghadirkan perubahan nyata, khususnya dalam penguatan sarana latihan, dukungan pembiayaan, dan tata kelola organisasi olahraga yang lebih tertib dan profesional.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here