
GIANYAR, KEN-KEN — Gubernur Bali Wayan Koster mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, atas capaian rekor kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Bali yang menembus angka 7,1 juta lebih sepanjang tahun 2025.
Dalam kunjungan ke Puri Agung Ubud bersama para penglingsir, Menpar RI menyaksikan langsung antusiasme Wisman dan wisatawan nusantara (Wisnus) berlibur di Ubud. Hal ini sekaligus membantah isu “Bali sepi” yang sempat beredar di media sosial.
Berdasarkan data Angkasa Pura, jumlah Wisman yang datang melalui udara mencapai 7,05 juta orang, meningkat 11,3 persen dibanding tahun 2024 yang hanya 6,3 juta. Ditambah kedatangan melalui laut sebanyak 71 ribu orang, total Wisman ke Bali mencapai lebih dari 7,1 juta, rekor tertinggi sepanjang sejarah.
“Rupanya Bali tetap menjadi daya tarik masyarakat dunia. Apapun isu-nya, Wisman tetap pilih Bali,” tegas Koster.
Sementara itu, kunjungan Wisnus pada 2025 tercatat 9,28 juta, turun sekitar 700 ribu dibanding tahun sebelumnya. Total kunjungan Wisman dan Wisnus mencapai 16,38 juta, sedikit menurun 0,7 persen dari 2024.
Menpar RI Widiyanti menegaskan Bali adalah prioritas nasional. “Bali adalah destinasi yang sangat penting bagi Indonesia. World Bank juga sudah melakukan kajian terkait quality tourism di Bali yang sejalan dengan Perda Provinsi Bali tentang pariwisata berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, instruksi Presiden RI menempatkan Bali sebagai destinasi utama yang selalu mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Keluarga besar Puri Agung Ubud menyambut hangat kunjungan Menpar RI. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Tjok Ace) menegaskan pentingnya menjaga Bali sebagai pariwisata budaya.
“Beliau (Gubernur Koster) sangat konsern menjaga budaya Bali. Mudah-mudahan dengan ketegasannya, Bali bisa bertahan sebagai pariwisata budaya hingga 100 tahun ke depan,” harap Tjok Ace.
Editor: Ken

