Wagub Giri Prasta Dampingi Menhub Tinjau Pelayanan Nataru di Pelabuhan Gilimanuk

0
192
Foto: Wagub Giri Prasta mendampingi Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Senin (29/12).

JEMBRANA, KEN-KEN — Wakil Gubernur Bali I Ketut Giri Prasta mendampingi Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Kunjungan dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan penyeberangan serta memantau pergerakan wisatawan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, khususnya arus keluar-masuk Bali.

Rombongan yang turut didampingi Kepala Kantor Basarnas Bali, jajaran TNI Angkatan Laut, Polair, serta Brimob Polda Bali tiba pada siang hari dan langsung meninjau sejumlah titik pelayanan strategis, mulai dari jalur masuk kendaraan hingga Posko Pelayanan Terpadu Nataru di kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

Selain melakukan pengecekan lapangan, Menteri Perhubungan dan Wakil Gubernur Bali juga membagikan 80 paket bingkisan kepada para pengguna jasa penyeberangan. Paket tali kasih juga diserahkan kepada personel yang bertugas di Posko Pelayanan Terpadu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga keamanan dan kelancaran arus wisatawan selama libur panjang.

Baca Juga  Denpasar Bangun TPS3R Tingkat Desa, Badung Dorong Penanganan Sampah di Hulu

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan menghadapi puncak arus libur Nataru. “Kesiapan rekan-rekan di lapangan sangat penting untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang mudik maupun berlibur,” ujarnya.

Menhub menambahkan, meskipun arus libur telah berlangsung, potensi peningkatan pergerakan masyarakat menjelang dan setelah Tahun Baru tetap ada. Oleh karena itu, kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama terkait keselamatan pelayaran. “Cuaca belakangan ini kurang bersahabat, sehingga antisipasi serta penyampaian informasi cuaca harus dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Terima Laporan Hasil Pemeriksaan Pajak Daerah 2024–2025

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Aryo Suryo menyampaikan bahwa pengamanan Nataru dilakukan melalui empat klaster utama, yakni jalan tol, jalan nasional dan arteri, pelabuhan dan bandara, serta pusat keramaian. “Secara umum kondisi cukup terkendali. Arus lalu lintas di jalan tol, bandara, stasiun, hingga tempat wisata berjalan lancar. Bahkan sekitar 64 persen kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta,” jelasnya.

Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu utama masuk Bali dari Jawa menjadi titik krusial selama periode Nataru. Berdasarkan data ASDP Ketapang, tercatat 32.570 penumpang menyeberang dari Gilimanuk menuju Ketapang dalam dua hari pasca Natal, sementara 26.810 penumpang menyeberang menuju Bali. Total kendaraan yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang mencapai 6.508 unit, terdiri atas 1.593 kendaraan roda dua, 2.963 kendaraan roda empat, 330 bus, dan 1.622 truk.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here