Sekretaris I TP PKK Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Pelatihan Cipta Menu Bergizi Berbahan Pangan Lokal

0
174
Foto: Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa, Buka Pelatihan Cipta Menu Bergizi Berbahan Pangan Lokal di SMK PGRI 3 Denpasar Minggu (21/12)

Dorong Pencegahan Stunting dan Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

DENPASAR, KEN-KEN — Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Penjabat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Putu Swandewi Eddy Mulya, secara resmi membuka Pelatihan Cipta Menu Bergizi Seimbang dan Aman Berbahan Pangan Lokal untuk balita, remaja, dan lansia. Kegiatan yang digelar di SMK PGRI 3 Denpasar ini ditandai dengan penyematan apron dan topi koki kepada peserta.

Pelatihan yang diselenggarakan Pemerintah Desa Sumerta Kelod dalam rangka memperingati Hari Ibu turut dihadiri Sekretaris DPMD Kota Denpasar Tresna Yasa, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati, Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Denpasar Ni Putu Ayu Agustin Karisma Dewi, Kepala Puskesmas Denpasar Timur I, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas konsistensi Desa Sumerta Kelod melaksanakan pelatihan cipta menu bergizi. Ia menekankan pentingnya pemahaman gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga.

“Memasak bukan hanya soal mengenyangkan, tetapi memahami kandungan gizi dalam setiap menu. Dengan pemahaman gizi yang baik, kualitas hidup keluarga meningkat dan Denpasar diharapkan bebas dari stunting,” ujarnya.

Baca Juga  Bendesa Adat se-Denpasar Sepakat Berkontribusi dalam Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

Selain isu gizi, Ayu Kristi juga mengingatkan peran keluarga dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Ia menegaskan bahwa ibu sebagai garda terdepan di keluarga diharapkan mampu memilah dan meminimalisir sampah sejak dari sumbernya.

Perbekel Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anom Suardana, menjelaskan pelatihan ini rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari Festival Desa Sumerta Kelod. Tahun ini, kegiatan diikuti oleh 10 banjar, masing-masing diwakili 10 peserta. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di rumah tangga sehingga keluarga mampu mengolah makanan bergizi secara mandiri.

Baca Juga  Denpasar Festival ke-18 Resmi Dibuka, Jadi Model Festival Olah Sampah Mandiri dan Pusat UMKM

Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Denpasar, Ni Putu Ayu Agustin Karisma Dewi, menyambut baik kolaborasi ini. Pihak sekolah mensinergikan kegiatan dengan jurusan kuliner serta menghadirkan tiga narasumber kompeten untuk memperkuat pemahaman gizi peserta.

“Kami berharap sinergitas ini terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi sekolah maupun masyarakat desa,” pungkasnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here