Bendesa Adat se-Denpasar Sepakat Berkontribusi dalam Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

0
200
Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Paruman Rutin Bendesa Adat se-Kota Denpasar di Wantilan Pura Dalem lan Kahyangan Desa Adat Sesetan, Minggu (21/12).

Pemerintah dan Desa Adat Bersinergi Tangani Sampah Organik Upakara

DENPASAR, KEN-KEN — Dukungan pemangku kepentingan terhadap optimalisasi pengolahan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar terus menguat. Kali ini, Bendesa Adat se-Kota Denpasar menyatakan kesepakatan untuk ikut berkontribusi dalam penanganan sampah, khususnya sampah organik dari aktivitas adat dan keagamaan.

Kesepakatan tersebut disampaikan Ketua Parum Bendesa se-Kota Denpasar, AA Ketut Wirya, dalam Paruman Rutin Bendesa Adat di Wantilan Pura Dalem lan Kahyangan Desa Adat Sesetan, Minggu (21/12). Menurutnya, sampah adalah masalah bersama sehingga desa adat memiliki peran penting dalam sosialisasi dan menggugah partisipasi masyarakat.

“Kami di desa adat siap berkontribusi, terutama dalam pengolahan sampah organik berbasis sumber seperti sisa canang, upakara, dan banten,” ujar AA Ketut Wirya.

Baca Juga  Denpasar Festival ke-18 Resmi Dibuka, Jadi Model Festival Olah Sampah Mandiri dan Pusat UMKM

Hal senada disampaikan Bendesa Adat Yangbatu, I Nyoman Supatra, yang menegaskan komitmen desa adat untuk ikut andil dalam penanganan sampah melalui pembangunan teba modern di pura kahyangan tiga, pura sungsungan, dan telajakan desa adat.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan apresiasi atas dukungan desa adat. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus menggalakkan inovasi dan strategi pengolahan sampah dari hulu, tengah, hingga hilir.

Baca Juga  Kolaborasi Waste Department Pastikan Sampah Denfest 2025 Diolah dari Sumber

“Pemerintah tidak diam, saat ini kita bahu membahu mengoptimalkan pengolahan agar penanganan sampah lebih efektif,” ujarnya.

Turut hadir Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Butuantara, Kadis Kebudayaan Raka Purwantara, Plt. Kepala Inspektorat Putu Wisnu Wijaya Kusuma, serta perwakilan Parum Bendega, Parum Pekaseh, dan Forum Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar. Dalam kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis bantuan kendaraan operasional bagi Bendesa Adat dan 4 Pilar Sabha Upadesa.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here