Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Tawur Ngusaba Desa Adat Intaran dan Nangluk Merana Kota Denpasar

0
204
Foto: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menghadiri Karya Tawur Ngusaba Desa Adat Intaran dan Nangluk Merana Kota Denpasar di Catus Pata Bale Pesamuan Pura Bale Agung, Desa Adat Intaran, Sanur, bertepatan dengan Tilem Sasih Kalima dan Umanis Galungan, Kamis (malam) (20/11).

DENPASAR, KEN-KEN – Desa Adat Intaran bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar Karya Tawur Ngusaba Desa Adat Intaran dan Nangluk Merana Kota Denpasar di Catus Pata Bale Pesamuan Pura Bale Agung, Desa Adat Intaran, Sanur, Kamis (20/11) malam. Upacara yang bertepatan dengan Tilem Sasih Kalima dan Umanis Galungan ini bertujuan menjaga keseimbangan alam semesta.

Turut hadir Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Anggota DPRD Provinsi Bali AA Gede Agung Suyoga, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira, serta Pekaseh dan Bendega se-Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa menegaskan bahwa upacara ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keharmonisan antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai implementasi Tri Hita Karana.

Baca Juga  Timba Ilmu Kesuksesan JDIH Pemkot Denpasar

“Dengan pelaksanaan Karya Padudusan Agung Tawur Ngusaba Desa dan Nangluk Merana Kota Denpasar ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan, serta seluruh masyarakat dan alam semesta terhindar dari penyakit dan marabahaya,” ujarnya.

Bendesa Adat Intaran I Gusti Agung Alit Kencana menjelaskan bahwa upacara ini merupakan upaya menjaga keseimbangan hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam semesta. Bali saat ini memasuki Sasih Kelima, musim pancaroba yang kerap memunculkan penyakit dan hama sehingga menyebabkan pertanian gagal panen.

Dalam tradisi, pada Sasih Kelima dan Kaeenem diyakini Ida Ratu Dalem Ped melakukan perjalanan ke Bali, yang menurut cerita para tetua menyebabkan penyakit, hama, dan cuaca tidak menentu. Karena itu, pelaksanaan Tawur Ngusaba Desa lan Nangluk Merana diharapkan mampu memberikan tetadahan guna menciptakan keseimbangan alam semesta.

Baca Juga  Wali Kota Jaya Negara Terima Kunjungan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias

“Dengan upacara ini masyarakat memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar terhindar dari segala kemalangan,” jelas Alit Kencana.

Selain masyarakat Desa Intaran, upacara ini juga diikuti oleh Pekaseh Subak dan Bendega se-Kota Denpasar. Tirtha dari upacara nantinya dipercikkan di lahan pertanian agar sawah terhindar dari hama, serta di pekarangan rumah masyarakat agar terhindar dari penyakit.

“Tentu harapan kami dengan pelaksanaan Tawur Ngusaba Desa lan Nangluk Merana ini dapat menjaga keseimbangan alam semesta, masyarakat terhindar dari penyakit, dan lahan pertanian kembali produktif dengan hasil panen yang baik,” ujarnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here