
Gubernur Koster: Promosi Jabatan Terapkan Merit, Pengadaan Barang-Jasa Harus Bersih
DENPASAR, KEN-KEN – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya dalam menerapkan sistem pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Hal ini sejalan dengan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, bebas dari korupsi, serta meningkatkan pelayanan publik.
“Yang sering menjadi sumber permainan adalah promosi jabatan. Saya sepenuhnya sudah menerapkan sistem merit sesuai latar belakang dan pengalaman pegawai,” ujar Koster saat membuka Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 di Inspektorat Provinsi Bali, Senin (17/11).
Ia menambahkan, dalam promosi jabatan eselon II, III, dan IV, selalu dipertimbangkan kompetensi, kinerja, dan profesionalitas pegawai, bukan faktor hubungan pribadi. “Dalam konteks pengadaan barang dan jasa, saya pantau betul. Kepala OPD saya tekankan agar pengadaan benar-benar bersih. Di periode kedua ini saya akan lebih ketat lagi,” imbuhnya.
Koster menjelaskan bahwa selama lima tahun kepemimpinannya di periode pertama, tidak ada permasalahan hukum di perangkat daerah Provinsi Bali. Hal ini tidak terlepas dari pendampingan Tim Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK RI yang memberikan arahan terkait pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.
Dalam Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) KPK, Pemprov Bali berhasil meraih peringkat terbaik selama lima tahun berturut-turut (2020–2024) dengan nilai rata-rata di atas 98,5%.
Kepala Satgas V.2 Korsup Wilayah V KPK RI, Nurul Ichsan AlHuda, menyampaikan bahwa MCSP Tahun 2025 di Bali difokuskan pada pemantauan Barang Milik Daerah, optimalisasi pajak daerah, dan progres capaian MCSP.
“Kami berharap Bali tidak memiliki masalah hukum, terutama korupsi. Bali harus menjadi percontohan bagi seluruh Indonesia. Kami selalu membawa nama Bali, jadi jangan sampai ada kasus korupsi di Bali,” tegasnya.
Ia menambahkan, capaian yang telah diraih Pemprov Bali dan pemerintah kabupaten/kota di Bali tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.
Editor: Ken
