Pemkab Tabanan Genjot Program “Tabanan Terang”: 6.793 Titik Lampu Jalan Dipasang di Seluruh Wilayah

0
101
Foto: Bupati Komang Gede Sanjaya memimpin rapat genjot Program Tabanan Terang, (9/2).

TABANAN, KEN-KEN — Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mematangkan realisasi program Tabanan Terang sebagai upaya konkret meningkatkan kualitas infrastruktur penerangan jalan di seluruh wilayah. Dalam rapat pemaparan teknis yang digelar di Kantor Bupati Tabanan pada Senin (9/2), Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. memimpin langsung diskusi bersama Sekda dan jajaran kepala OPD, disertai uji sinar lampu sebagai bagian evaluasi awal.

Dalam pemaparan tersebut, disampaikan bahwa tahap awal program akan mencakup pemasangan sebanyak 6.793 titik lampu jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tabanan.

Program ini merupakan bagian dari rencana revitalisasi dan pengembangan Alat Penerangan Jalan (APJ) yang diarahkan untuk mendukung kawasan perkotaan Tabanan sebagai penyangga kawasan metropolitan Sarbagita. Selain untuk estetika dan keamanan, proyek ini juga menjawab keluhan masyarakat atas banyaknya lampu jalan yang mati, dengan rata-rata 10 laporan per hari.

Program ini juga ditujukan untuk menurunkan biaya operasional dari penggunaan lampu konvensional dan mewujudkan sistem penerangan cerdas berbasis smart city, sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2021–2026.

Bupati Sanjaya menegaskan bahwa Tabanan Terang bukan sekadar proyek pemasangan lampu, tetapi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur dasar yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Penerangan yang baik bukan hanya soal cahaya, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan menekan potensi gangguan keamanan,” ujar Sanjaya.

Untuk itu, perencanaan dilakukan secara menyeluruh dengan memastikan teknologi yang digunakan tepat guna. Salah satunya melalui pemanfaatan lampu LED hemat energi yang diproyeksikan mampu mengurangi biaya listrik hingga 35 persen dibandingkan lampu konvensional.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD 2025 oleh BPK RI

Pemkab Tabanan juga merancang sistem pengelolaan APJ yang terintegrasi secara digital. Hal ini mencakup pelaporan kerusakan secara real-time, pemantauan aset, hingga pemeliharaan berkala agar seluruh titik lampu selalu berfungsi optimal.

“Setiap titik lampu harus benar-benar memberikan manfaat maksimal. Karena itu, kami pastikan standar pencahayaan sesuai SNI dan mendukung pengelolaan berbasis digital,” tambah Sanjaya.

Penerapan teknologi ini juga didukung melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) guna mempercepat pembangunan dan mengefisienkan pembiayaan.

Baca Juga  Gubernur Koster Terima Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI: Infrastruktur Bali Harus Dibangun Komprehensif dan Selaras Budaya

Melalui program ini, wajah Kabupaten Tabanan diharapkan semakin tertata, aman, dan representatif. Pemerintah optimistis Tabanan Terang akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM, sektor pariwisata, serta meningkatkan nilai properti dan menurunkan angka kriminalitas serta kecelakaan lalu lintas.

Program ini juga menjadi bagian dari visi besar Pemkab Tabanan untuk membangun daerah yang berkelanjutan, modern, namun tetap berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat.

Editor : Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here