Wawali Arya Wibawa Buka Workshop Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Musholla Al-Hikmah Joglo

0
73
Foto: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber yang bertajuk "Pengelolaan Sampah Ramadhan Berkah Tanpa Sampah, (8/2).

DENPASAR, KEN-KEN – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber bertajuk “Pengelolaan Sampah Ramadhan Berkah Tanpa Sampah” di Musholla Al-Hikmah Joglo, Padangsambian Klod, Denpasar Barat.

Kegiatan ini diikuti perwakilan masjid dan musholla se-Kota Denpasar, serta dihadiri perwakilan MUI Kota Denpasar, Dewan Masjid Indonesia, PC NU Kota Denpasar, dan organisasi Islam lainnya.

Dalam sambutannya, Arya Wibawa menegaskan bahwa workshop ini menjadi momentum penting untuk menjelaskan persoalan pengelolaan sampah di Denpasar. Ia menekankan arahan Presiden RI terkait gerakan serentak penanganan sampah (Kurve), yang tidak hanya berupa aksi gotong royong, tetapi juga perubahan kebiasaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Dengan kondisi per 1 Maret 2026 TPA Suwung ditutup, sementara Denpasar belum memiliki TPA dengan daya tampung besar, Pemkot telah menyiapkan solusi melalui program teba modern, pengadaan komposter, serta pengelolaan sampah berbasis sumber yang melibatkan 24 TPS3R,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Bali dan Wawali Arya Wibawa Lepas 5.000 Pelari di Sanur Bali International Half Marathon 2026

Arya Wibawa menambahkan bahwa Pemkot telah membangun 6.000 teba modern dan akan terus menambah jumlahnya. Tahun ini, Pemkot juga akan membangun tiga TPS3R baru di Pemecutan Kaja, Sidakarya, dan Sanur dengan memanfaatkan lahan hibah dari Pemprov Bali.

Selain itu, Pemkot tengah menyiapkan mesin pengolahan sampah berkapasitas 200 ton per hari yang ditargetkan beroperasi penuh pada Mei mendatang. Ke depan, Pemerintah Pusat bersama Pemkot Denpasar juga akan membangun Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang ditargetkan beroperasi paling lambat akhir 2027.

Arya Wibawa mengajak seluruh tokoh agama untuk menyisipkan sosialisasi pengelolaan sampah dalam ceramah keagamaan, khususnya menjelang Ramadhan.

“Membuat kebijakan pengelolaan sampah tidak hanya dipikirkan jangka pendek, tetapi juga jangka panjang. Kalau seluruh kota melaksanakan kegiatan seperti workshop ini, kami optimistis sampah di Denpasar akan cepat tertangani,” tegasnya.

Ketua Yayasan Al-Hikmah Joglo, Hj. Nuryadi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wawali Arya Wibawa.

“Kegiatan ini mengundang perwakilan masjid dan musholla se-Kota Denpasar. Semoga dapat menjadi solusi penanganan sampah di Denpasar. Dengan pengelolaan sampah yang baik, tercipta situasi kondusif, aman, dan nyaman bagi kita semua,” ujarnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here