Menteri LH dan Gubernur Bali Bahas Antisipasi Penanganan Sampah Pasca Penutupan TPA Suwung

0
211
Foto: Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (29/12).

DENPASAR, KEN-KEN — Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq bersama Gubernur Bali Wayan Koster menggelar rapat koordinasi di Ruang Wiswa Sabha Madya, Kantor Gubernur Bali, Senin (29/12). Pertemuan tersebut membahas langkah antisipasi penanganan sampah pasca penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang dijadwalkan pada 1 Maret 2026.

Rapat turut dihadiri jajaran deputi Kementerian Lingkungan Hidup, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, serta Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa penutupan TPA Suwung merupakan keputusan Kementerian Lingkungan Hidup yang tidak dapat ditunda. “Kami mendapat arahan dari Bapak Menteri agar menyiapkan langkah-langkah dalam dua bulan ke depan. Sehingga saat TPA Suwung ditutup, sudah tersedia solusi untuk mengatasi persoalan sampah, khususnya di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Dukung Siswa SMPN 1 Berlaga di Thailand Inventors Day 2026

Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung akan mengoptimalkan penanganan sampah di hulu melalui pemanfaatan teba modern, TPS3R, dan TPST. Sementara residu yang tidak tertangani akan ditampung sementara di TPA Bangli, sambil menunggu rampungnya proyek Waste to Energy (WtE) yang diperkirakan memerlukan waktu dua tahun.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan bahwa penanganan sampah di Bali harus dilakukan secara serius mengingat Bali merupakan destinasi pariwisata dunia. “Selama masa transisi penutupan TPA Suwung hingga terwujudnya pengolahan sampah menjadi energi, optimalisasi penanganan sampah di hulu harus terus didorong. Revitalisasi TPA Bangli menjadi salah satu alternatif yang harus segera dilakukan,” tegasnya.

Baca Juga  UMK Denpasar 2026 Ditetapkan Rp3,49 Juta

Menteri Hanif menambahkan, pemerintah pusat mendukung penuh langkah daerah dalam membangun kultur baru pengelolaan sampah. “Apabila sampah dapat dikelola dengan baik, Bali akan memiliki fondasi yang sangat kuat sebagai daerah tujuan wisata,” katanya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here