Wali Kota Jaya Negara Pimpin Apel Siaga Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Ubung

0
76
Foto: Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka sekaligus pimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di UPT. Penumpang Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (13/3) pagi.

DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memimpin Apel Siaga Gelar Pasukan Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran Tahun 2026 di UPT Penumpang Terminal Ubung, Denpasar, Jumat (13/3).

Apel tersebut digelar sebagai langkah memastikan keamanan, kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 yang tahun ini juga berdekatan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948.

Apel dihadiri jajaran Forkopimda Kota Denpasar serta unsur TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Organda, Jasa Raharja, pengelola pelabuhan, serta instansi terkait lainnya.

Usai apel, Jaya Negara langsung meninjau kesiapan armada bus, Posko Terpadu, tim kesehatan, ketersediaan obat-obatan, serta berbagai fasilitas penunjang pelayanan bagi pemudik.

Dalam arahannya, Jaya Negara mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran dan libur panjang perlu diantisipasi secara serius oleh seluruh pihak.

Baca Juga:  Pimpin Apel Bersama Kapolda, Gubernur Koster Pastikan Bali Aman Saat Nyepi dan Idul Fitri

“Pemerintah bersama stakeholder harus menyiapkan langkah antisipasi agar pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 dan rangkaian Hari Raya Nyepi dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari perjalanan mudik pada 18 Maret 2026, yang bertepatan dengan pelaksanaan Tawur Agung Kesanga atau malam Pengerupukan yang diisi dengan pawai ogoh-ogoh.

Selain itu, Jaya Negara meminta operator transportasi darat dan laut memastikan seluruh armada yang beroperasi memenuhi standar keselamatan.

“Kami minta operator angkutan menyiapkan kendaraan yang laik jalan. Demikian pula untuk transportasi laut agar kapal atau fast boat yang beroperasi benar-benar memenuhi persyaratan teknis laik layar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, menjelaskan Posko Terpadu Pengendalian dan Pengawasan Angkutan Lebaran akan beroperasi selama 16 hari, mulai 13 hingga 29 Maret 2026.

Pemantauan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti Terminal Ubung, pool bus, Posko Uma Anyar, objek wisata, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, simpang dan ruas jalan rawan kemacetan, serta Pelabuhan Serangan.

Baca Juga:  Gubernur Koster Ajak Umat Jaga Toleransi, Harmoni Nyepi dan Idul Fitri di Bali

Untuk mendukung pengawasan, tim gabungan menyiagakan tiga pos terpadu, yakni Posko Terminal Ubung sebagai pos utama, Posko Uma Anyar untuk pemantauan lalu lintas darat, serta Posko Pelabuhan Serangan untuk memantau lalu lintas laut.

Sebanyak 80 personel gabungan per shift disiagakan untuk memastikan pengawasan berjalan optimal selama periode angkutan Lebaran.

Dishub juga memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 15–17 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 27–28 Maret 2026.

Beberapa lokasi di Denpasar yang diprediksi mengalami peningkatan kepadatan penumpang di antaranya kawasan objek wisata, pusat perbelanjaan, serta wilayah Pelabuhan Sanur dan Serangan.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here