Dibuka Sekda Eddy Mulya, 170 Tenaga Kerja Hotel dan Restoran Denpasar Ikuti Sertifikasi Kompetensi

0
76
Foto: Pelaksanaan sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja hotel dan restoran yang dibuka Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, pada Rabu (11/3) di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional, Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP PARBI, Denpasar

DENPASAR, KEN-KEN – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata dengan menggelar sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja hotel dan restoran. Sebanyak 170 pekerja sektor perhotelan dan restoran mengikuti uji kompetensi yang berlangsung pada 10 s.d. 11 Maret 2026 di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional, Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP PARBI Denpasar.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang hadir mewakili Wali Kota Denpasar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar IGA Ngurah Raini, Direktur Utama LSP Pariwisata Bali Internasional Dr. Made Sudjana, para asesor kompetensi serta perwakilan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Denpasar.

Dalam sambutan Wali Kota Denpasar yang dibacakan Sekda Eddy Mulya disampaikan bahwa sektor pariwisata merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah, sehingga kualitas SDM menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing pariwisata.

Baca Juga:  Pemkot Denpasar Gelar Bimtek Penyusunan LPPD, Perkuat Akurasi Data dan Kinerja Pemerintahan

“Melalui kegiatan ini diharapkan tenaga kerja hotel dan restoran di Kota Denpasar memiliki kompetensi yang teruji sehingga mampu memberikan pelayanan berkualitas dan meningkatkan daya saing pariwisata daerah,” ujar Eddy Mulya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar akan terus memperluas program pelatihan dan sertifikasi agar semakin banyak tenaga kerja pariwisata memiliki standar kompetensi profesional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan pengakuan resmi atas kemampuan tenaga kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) maupun standar internasional.

Kegiatan ini diikuti 170 peserta dari berbagai okupasi, yakni Commis Pastry 11 orang, Room Attendant 60 orang, Receptionist 19 orang, Waiter 41 orang, Bartender 13 orang, Demi Chef 18 orang, serta Bellboy 8 orang. Seluruh peserta merupakan pekerja hotel dan restoran anggota PHRI Kota Denpasar yang telah melalui proses pendaftaran daring dan verifikasi administrasi.

Baca Juga:  Wawali Arya Wibawa Hadiri RUPS PT Jamkrida Bali Mandara, Tekankan Transparansi dan Dukungan bagi UMKM

Direktur Utama LSP Pariwisata Bali Internasional Dr. Made Sudjana menyampaikan bahwa sertifikat kompetensi yang diberikan telah menggunakan standar yang diakui di tingkat regional.

“Sertifikat yang diterbitkan melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menggunakan standar yang diakui ASEAN, sehingga memiliki daya saing di kawasan regional,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap tenaga kerja pariwisata semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan, sekaligus memperkuat posisi Denpasar sebagai destinasi pariwisata unggulan di Bali.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here