DENPASAR, KEN-KEN – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali menginisiasi aksi lingkungan bertajuk Wartawan Peduli Mangrove dengan menanam 1.000 bibit mangrove di Arboretum Park, Tahura Ngurah Rai. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT Ke-9 SMSI.
Ketua SMSI Bali, Emanuel Dewata Oja (Edo), menegaskan bahwa aksi ini tidak berhenti pada penanaman semata, melainkan akan dilanjutkan dengan perawatan berkala. “Kami tidak ingin kegiatan ini hanya seremonial. SMSI akan berkoordinasi dengan ranger di Arboretum Park untuk melakukan perawatan rutin, minimal tiga bulan sekali,” ujarnya.
Edo berharap wartawan yang terlibat dapat merasakan langsung kondisi mangrove di habitat aslinya, sehingga tumbuh kesadaran untuk merawat lingkungan. “Ke depan, aksi ini tidak hanya fokus pada mangrove, tetapi juga edukasi dan kegiatan nyata seperti bersih-bersih sampah,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai korporasi dan asosiasi, di antaranya Bank BPD Bali, Angkasa Pura Supports, Jasa Marga Bali Mandara, Injourney Airports, RS Bhakti Rahayu, Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia, Bebek Bengil, ITDC, dan Pelindo. Bibit mangrove disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali melalui UPT Tahura Ngurah Rai.
Selain itu, SMSI Bali juga menunjuk SMSI Kabupaten Tabanan sebagai tuan rumah perayaan HUT Ke-9. Edo menambahkan, kegiatan tanam mangrove ini selaras dengan tema HUT SMSI 2026 yang mengangkat isu lingkungan, dan diharapkan semakin banyak wartawan terlibat dalam aksi nyata peduli lingkungan.
Editor: Ken



