Pesangkepan Agung Pecalang Kesiman, Wali Kota Jaya Negara Tekankan Penguatan Kasukertan Krama Sinergi Desa Adat, Pemerintah, dan Aparat Jadi Kunci Keamanan Nyepi

0
159
Foto: Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri Pesangkepan Agung Pecalang dan Sosialisasi Kasukertan Krama di Wantilan Pura Agung Petilan, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, pada Minggu (8/3) .

DENPASAR, KEN-KEN – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri Pesangkepan Agung Pecalang yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kasukertan Krama di Wantilan Pura Agung Petilan, Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi pecalang dalam memperkuat peran menjaga keamanan dan ketertiban berbasis adat di wilayah Desa Adat Kesiman.

Pesangkepan diikuti sekitar 400 pecalang dari 32 banjar di Desa Adat Kesiman. Selain membahas penguatan sistem keamanan terpadu berbasis desa adat, kegiatan ini juga menyoroti pengelolaan sampah berbasis keluarga.

Dalam arahannya, Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas peran pecalang sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara desa adat, pemerintah, dan aparat keamanan, terlebih menjelang Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan perayaan Idul Fitri. “Pendekatan dan komunikasi yang baik antara desa adat dan desa dinas sangat penting agar Nyepi dan malam takbiran berjalan aman, tertib, dan tetap menjaga makna masing-masing perayaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ribuan Pecalang Siap Amankan Nyepi 1948 Saka Gubernur Koster Tekankan Peran Strategis Keamanan Berbasis Desa Adat

Selain itu, Jaya Negara menyoroti pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat keluarga. Menurutnya, sekitar 60 persen sampah di Denpasar adalah organik yang dapat diolah langsung dari rumah tangga. Pemkot Denpasar telah menyiapkan langkah strategis, termasuk pembagian komposter, optimalisasi TPST Kertalangu, serta pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi (PSEL).

Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, turut mengapresiasi dedikasi pecalang Desa Adat Kesiman. Ia mengajak masyarakat mendukung program pengelolaan sampah berbasis keluarga sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan kota.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Beri Arahan di Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Pemkot Denpasar Komitmen Libatkan Satuan Pendidikan dalam Gerakan Lingkungan

Manggala Utama Pasikian Pecalang Bali, Brigjen Pol (Purn) Dewa Bagus Made Suharya, menegaskan bahwa pecalang memiliki peran penting sebagai ujung tombak desa adat. “Pecalang tidak hanya mengamankan upacara adat dan keagamaan, tetapi juga berperan dalam mengatur lalu lintas, mencegah gangguan sosial, serta menjalin koordinasi dengan aparat keamanan negara. Profesionalitas dan sinergi harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here