Kasanga Festival Denpasar 2026 Resmi Dibuka Wali Kota Jaya Negara: Wahana Kreativitas dan Penguatan Budaya Bali, Hadirkan Sistem Waste Management

0
114
Foto: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede serta Forkopimda Kota Denpasar saat menyuarakan kulkul sebagai pembuka gelaran Kasanga Festival Caka 1948 Tahun 2026 di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar pada Jumat (6/3).

DENPASAR, KEN-KEN – Kasanga Festival Caka 1948 Tahun 2026 secara resmi dibuka di Kawasan Catus Pata Patung Catur Muka Denpasar, Jumat, (6/3/2026). Pembukaan ditandai dengan pemukulan kulkul oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta Forkopimda Kota Denpasar. Festival akan berlangsung hingga 8 Maret 2026.

Sebagai pembuka, 16 karya ogoh-ogoh terbaik hasil kreativitas Sekehe Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar tampil memukau. Ogoh-ogoh tersebut merupakan hasil seleksi dari 223 peserta, menampilkan ragam kreativitas yang bernafaskan nilai Vasudhaiva Kutumbakam.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jaya Negara menegaskan bahwa Kasanga Festival menjadi wahana pengembangan kreativitas sekaligus penguatan budaya Bali. “Festival ini memberi ruang kompetisi produktif bagi kreator ogoh-ogoh dengan berpedoman pada konsep Satyam Siwam Sundharam (Etika, Logika, dan Estetika). Tahun ini juga hadir inovasi baru berupa sistem pengolahan sampah berbasis sumber melalui waste management,” ujarnya.

Baca Juga:  Aksi Bersih Lingkungan di Kesiman Kertalangu, Jaya Negara Bagikan Compost Bag

Ia menambahkan, Kasanga Festival merupakan sarana interaksi dan komunikasi yang menumbuhkan kreativitas yowana serta memperkuat agama, adat, dan budaya Bali. Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya penonton yang hadir. “Mari bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan agar festival ini menjadi tuntunan sekaligus hiburan yang menumbuhkan ketentraman,” imbuhnya.

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar, AA Made Angga Harta Yana, menjelaskan bahwa Kasanga Festival tahun ini menghadirkan format baru, termasuk pengolahan sampah festival berbasis komunitas serta penilaian melalui pawai atau peed. Selain 16 ogoh-ogoh terbaik, festival juga menampilkan 10 ogoh-ogoh TK/PAUD, 43 ogoh-ogoh mini, 33 peserta lomba sketsa, 35 peserta lomba tapel, 16 peserta lomba barong, 6 peserta lomba baleganjur ogoh-ogoh, serta 43 stand UMKM.

Baca Juga:  HPN 2026: SMSI Bali Gaungkan Aksi Lingkungan, 1.000 Mangrove Ditanam di Tahura Ngurah Rai

Sebagai bentuk apresiasi, 16 besar STT Denpasar menerima pembinaan sebesar Rp30 juta. Mereka akan bersaing memperebutkan Juara I dengan hadiah Rp50 juta, Juara II Rp40 juta, Juara III Rp30 juta, serta kategori Harapan dengan hadiah Rp10–20 juta.

Festival ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Kota Denpasar, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ketua GOW Kota Denpasar, Ketua DWP Kota Denpasar, perbekel/lurah, pimpinan OPD, serta masyarakat yang memenuhi kawasan Catur Muka.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here