
DENPASAR, KEN-KEN – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Denpasar Tahun 2027 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, ditandai dengan pemukulan gong di Ruang Taksu, Gedung Dharma Negara Alaya, Jumat, (6/3/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede; Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra dan Made Oka Cahyadi Wiguna; sejumlah anggota DPRD; Kepala Bappeda Provinsi Bali, Dr. I Wayan Wiasthana Ika Putra; serta unsur Forkopimda Kota Denpasar.
Membacakan sambutan Wali Kota Denpasar, Eddy Mulya menekankan bahwa daya saing Denpasar ke depan ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan optimal, serta aparatur profesional dan berintegritas menjadi fondasi utama pembangunan perkotaan yang semakin dinamis.
Pembangunan Kota Denpasar tahun 2027 difokuskan pada empat aspek utama:
- Peningkatan kualitas SDM melalui layanan pendidikan dan kesehatan serta penguatan kapasitas aparatur.
- Transformasi tata kelola perkotaan dengan peningkatan infrastruktur, manajemen mobilitas, penataan drainase, dan pengelolaan sampah berbasis teknologi berkelanjutan.
- Reformasi birokrasi dan pemanfaatan teknologi untuk pelayanan publik yang responsif, transparan, dan akuntabel.
- Penguatan daya saing daerah dan budaya Bali melalui sektor sosial, ketenagakerjaan, stabilitas daerah, serta peneguhan nilai budaya sebagai karakter pembangunan kota.
Tema pembangunan Kota Denpasar tahun 2027 adalah: “Peningkatan Kualitas SDM dan Transformasi Tata Kelola Perkotaan Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.” Tema ini dijabarkan ke dalam delapan prioritas pembangunan, meliputi pendidikan dan kesehatan, pembangunan berkelanjutan, ekonomi daerah, stabilitas, sosial dan ketenagakerjaan, reformasi birokrasi, inovasi teknologi, serta jati diri budaya Bali.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menegaskan bahwa Musrenbang menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan menyelaraskan visi pembangunan. “Forum ini mempertajam prioritas, menentukan skala yang tepat, serta memastikan setiap kegiatan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, melaporkan bahwa tahapan penyusunan RKPD telah dimulai dari Musrenbang tingkat desa/kelurahan, kecamatan, forum konsultasi publik, hingga forum perangkat daerah. Untuk tahun 2027, tercatat 135 program dengan 256 kegiatan dan 634 subkegiatan, dengan total usulan anggaran sebesar Rp4,27 triliun.
Editor: Ken


