
DENPASAR, KEN-KEN – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas, dan kelancaran rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Pengamanan dan Persiapan Nyepi di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.
Rangkaian Nyepi tahun ini dimulai dari prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, pengarakan ogoh-ogoh, Nyepi, hingga Ngembak Geni. Menariknya, perayaan Nyepi kali ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, sehingga koordinasi lintas sektor menjadi semakin penting.
Dalam arahannya, Eddy Mulya menegaskan bahwa pelaksanaan teknis rangkaian Nyepi diserahkan kepada desa adat sesuai pararem, awig, dan desa mawecara yang berlaku. “Pemerintah Kota Denpasar bertindak sebagai fasilitator dan wadah koordinasi untuk mendukung kelancaran serta menjaga kondusifitas. Kami berharap semua pihak ikut menjaga agar rangkaian Nyepi berjalan lancar, aman, dan penuh harmoni dalam keberagaman,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Bendesa Madya MDA Kota Denpasar, I Ketut Wisna, yang menekankan pentingnya rapat koordinasi sebagai wahana penyamaan persepsi. “Yang diatur bukan teknis upacara, melainkan mobilitas masyarakat, jadwal melasti, pengarakan ogoh-ogoh, serta pola pengamanan. Semoga rangkaian Nyepi tahun ini berjalan lancar, kondusif, dan penuh harmoni,” jelasnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri Forkopimda Kota Denpasar, Ketua MDA Kota Denpasar, Ketua Sabha Upadesa, PHDI Kota Denpasar, FKUB Kota Denpasar, para bendesa adat, perbekel/lurah, pasikian pecalang, pasikian yowana, serta tokoh masyarakat lainnya.
Editor: Ken


