
DENPASAR, KEN-KEN – Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar, (27/2/2026), menjadi momentum penegasan arah pembangunan lima tahun ke depan yang selaras dengan visi pembangunan Bali.
Dalam sambutan Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, ditegaskan bahwa periode pembangunan 2025–2030 merupakan fase awal pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125.
Kebijakan pembangunan Kota Denpasar diarahkan selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana yang berlandaskan nilai Tri Hita Karana dan prinsip Sad Kerthi.
Beberapa prioritas strategis yang ditekankan antara lain:
- Penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital
- Pengendalian alih fungsi lahan
- Pengelolaan sampah berbasis sumber
- Penataan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan
- Pengembangan transportasi publik ramah lingkungan
- Penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat
Menurut Jaya Negara, pada tahun 2026 salah satu fokus utama adalah penyelesaian persoalan sampah dari sumbernya. Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) diharapkan dapat berjalan optimal sebagai solusi berkelanjutan.
“Intinya, tata kelola pemerintahan, sampah, infrastruktur, serta ketertiban dan keamanan menjadi perhatian utama kita,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh langkah pembangunan hanya akan berhasil melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-238 Kota Denpasar. Semoga Denpasar semakin harmonis, maju, dan sejahtera,” tutupnya.
Editor: Ken



