
DENPASAR, KEN-KEN — Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan resmi Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter Mark Haymond, di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, (24/2/2026). Pertemuan ini membahas rencana pembukaan kantor konsulat Amerika Serikat di Bali serta kerja sama dalam menjaga kualitas pariwisata dan keamanan wisatawan.
Dubes Haymond mengungkapkan bahwa sekitar 270 ribu warga Amerika berkunjung ke Bali tahun lalu, dengan 80 persen wisatawan Amerika di Indonesia memilih Bali sebagai destinasi utama. Ia menegaskan mayoritas wisatawan Amerika patuh hukum, namun tetap ada tantangan global berupa maraknya kejahatan penipuan lintas negara (scam) di kawasan Asia Tenggara.
“Kerugian warga Amerika akibat scam mencapai 10 miliar dolar AS tahun lalu. Karena itu, kami memperkuat kerja sama dengan Kepolisian RI untuk memberantas kejahatan ini, terutama di destinasi wisata,” ujar Haymond.
Pariwisata Bali Berkualitas
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa Bali, meski hanya 0,1 persen dari luas wilayah Indonesia dengan penduduk sekitar 4,4 juta jiwa, memiliki kekuatan budaya yang tumbuh di 1.500 desa adat.
“Pariwisata Bali menopang 66 persen perekonomian daerah. Ke depan, pariwisata akan kami tata agar semakin berkualitas, bermartabat, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Koster.
Ia memaparkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 7,1 juta orang pada 2025, tertinggi sepanjang sejarah. Pertumbuhan ekonomi Bali pun mencapai 5,82 persen, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.
Koster mengakui keberhasilan pariwisata Bali juga menghadirkan tantangan, seperti sampah, kemacetan, keamanan, wisatawan bermasalah, hingga kasus narkotika dan prostitusi. Untuk itu, Pemprov Bali menyiapkan sejumlah langkah, antara lain:
- Pengolahan sampah berbasis energi listrik
- Pembangunan infrastruktur besar untuk mengatasi kemacetan
- Transportasi modern ramah lingkungan
- Regulasi tata kelola pariwisata berkualitas
- Pungutan wisatawan asing sebesar Rp150 ribu per kunjungan untuk pelestarian alam dan budaya
“Dengan arah pembangunan Bali 100 tahun ke depan, kebudayaan akan menjadi fondasi utama. Desa adat akan diperkuat, dan pariwisata dijalankan secara bermartabat,” ujar Koster.
Editor: Ken



