Puluhan Anggota TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan Ikuti Pelatihan Tata Rias dan Sanggul

0
94
Foto: Ketua Forum PUSPA Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, memberikan sambutan saat Pelatihan Sanggul dan Tata Rias (Make Up) yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, (24/2).

Penguatan Pemberdayaan Perempuan di Bidang Sosial Ekonomi

DENPASAR, KEN-KEN – Sebanyak 20 anggota Tim Penggerak PKK Kelurahan Sanur mengikuti kegiatan Penguatan Pemberdayaan Perempuan di Bidang Sosial Ekonomi melalui pelatihan tata rias dan sanggul. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Bali bekerja sama dengan Forum PUSPA Provinsi Bali, bertempat di Kantor Lurah Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan.

Pelatihan dihadiri Ketua Forum PUSPA Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa; Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Selatan, Ny. Ida Ayu Alit Maharatni Purwanasara; serta Lurah Sanur, Ida Bagus Made Windhu Segara.

Baca Juga:  Rapat Kerja Bunda Literasi Denpasar 2026, Fokus Tingkatkan Minat Baca Warga

Dalam sambutannya, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan terima kasih kepada Forum PUSPA Provinsi Bali yang telah menunjuk Kota Denpasar sebagai lokus pertama pelatihan tata rias dan sanggul. Ia menilai Sanur memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya perempuan, aktivitas adat dan budaya, maupun peluang ekonomi kreatif. “Melalui kegiatan ini, kita ingin meningkatkan keterampilan perempuan agar lebih percaya diri, mandiri, dan memiliki peluang usaha di bidang tata rias. Hal ini sangat relevan dengan budaya dan tradisi Bali,” ujarnya.

Sekretaris Forum PUSPA Provinsi Bali, Kompyng Ratnadi, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk sinergi antara Forum PUSPA dan Dinas Sosial Provinsi Bali dalam mendukung pemberdayaan perempuan. Ia berharap peserta dapat mengikuti pelatihan dengan penuh semangat sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga berdampak pada lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Wali Kota Jaya Negara Hadiri Pengukuhan Pengurus KADIN Denpasar, Dorong Sinergi Usaha dan Pemerintah

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Hak Perempuan Dinas Sosial P3A Provinsi Bali, Ni Nyoman Cahaya Wati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan perempuan tahun 2026. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan perempuan dari sisi sosial, ekonomi, hingga pemahaman hukum. “Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan individu, keluarga, dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini ditargetkan menjangkau sembilan kabupaten/kota di Bali. Namun, karena keterbatasan anggaran, tahun lalu baru terealisasi di empat kabupaten/kota. Tahun ini diharapkan dapat menjangkau seluruh wilayah dengan tetap bersinergi bersama Forum PUSPA Provinsi dan kabupaten/kota.

Melalui kegiatan ini, perempuan diharapkan semakin berdaya secara sosial dan ekonomi serta mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan dan kesejahteraan keluarga.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here