PKM Program Studi Magister Hukum Unwar di Nusa Penida, Hadirkan Narasumber dari Australia

0
312
Foto: jajaran pimpinan Fakultas Pascasarjana Unwar, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, pengelola dan mahasiswa dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Prodi Magister Hukum Unwar di Kecamatan Nusa Penida, (20/2).

NUSA PENIDA, KEN-KEN – Dalam rangka implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Magister Hukum berkolaborasi dengan program studi di lingkungan Fakultas Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berlabel internasional dengan tema Integrated Collaboration Economic Management in Sakti Village, Nusa Penida, Klungkung–Bali.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sakti ini menghadirkan narasumber dari Australia, Mrs. Dakota Hotsman. PKM tersebut diterima secara resmi oleh Sekretaris Desa Sakti, I Nyoman Darma, yang mewakili Penjabat Kepala Desa Sakti. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Fakultas Pascasarjana Unwar, Dekan, Prof. Dr. Ni Luh Made Mahendrawati, S.H. M.Hum., Wakil Dekan, Kaprodi MIH, Dr. Ni Komang Arini Styawati, S.H. M.Hum., Kord. Pengembangan Kurikumlum, Dr. Rideng, S.H. M.H., hingga para pengelola program studi.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Sakti, I Nyoman Darma, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan PKM di wilayahnya. Ia menilai, kehadiran perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam tata kelola pariwisata yang profesional.

Menurutnya, masyarakat Desa Sakti saat ini masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan kesiapan dalam memberikan pelayanan terhadap wisatawan yang berkunjung ke kawasan Nusa Penida yang merupakan bagian dari Daerah Tujuan Wisata (DTW) Bali.

Baca Juga:  Jalankan Arahan Presiden RI, Gubernur Koster Pimpin Rakor Forkopimda se-Bali Perkuat Penanganan Sampah dan Tata Kelola Pariwisata

“Kami berharap kegiatan PKM seperti ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi dapat berkelanjutan melalui program pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat dalam meningkatkan kesiapan pelayanan terhadap wisatawan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa telah merancang sejumlah program yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM masyarakat guna mendukung kesiapan desa dalam menerima kunjungan wisatawan secara optimal.

Pengelolaan Ekowisata Terintegrasi

Salah satu materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah pemaparan dari Ketua Program Studi Magister Hukum mengenai Pengelolaan Ekowisata Terintegrasi Berbasis Kolaborasi di Desa Sakti, Nusa Penida. Dalam paparannya disebutkan bahwa wilayah Nusa Penida merupakan ikon pariwisata Bali yang terus berkembang, sehingga memerlukan tata kelola yang terintegrasi melalui kolaborasi multipihak, termasuk institusi pendidikan.

Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola destinasi wisata yang berkelanjutan, adaptif, dan berbasis masyarakat.

Baca Juga:  Diskusi Publik “Sang Pewahyu Rakyat” di UNUD, Gubernur Wayan Koster Jabarkan Program 1 Keluarga 1 Sarjana

Pada kesempatan yang sama, Mrs. Dakota Hotsman turut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya menjaga keberlanjutan Nusa Penida sebagai destinasi wisata unggulan yang diminati wisatawan mancanegara. Ia menekankan perlunya dukungan lintas sektor guna memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan pariwisata berbasis komunitas.

Kegiatan PKM internasional yang berlangsung selama dua hari tersebut juga melibatkan mahasiswa Program Studi Magister Hukum sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik. Selain kegiatan akademik, para peserta turut melaksanakan tirta yatra di sejumlah pura di kawasan Nusa Penida.

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap isu lingkungan, dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan alat-alat kebersihan kepada pemerintah desa setempat. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung upaya penanganan sampah di kawasan destinasi wisata, sejalan dengan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan lingkungan hidup di daerah pariwisata.

Melalui kegiatan PKM ini, Fakultas Pascasarjana Unwar diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam penguatan kapasitas desa wisata menuju pengelolaan destinasi yang profesional dan berkelanjutan. (R)

Editor: Ken

Adevertizment/suzuki/II/26

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here