Ibu Putri Koster Buka Seminar Aksara Kawi

0
77
Foto: Seminar Aksara Kawi, dibuka oleh Ny. Putri Koster, (15/2).

Perbedaan Budaya adalah Kebanggaan yang Harus Dirawat

DENPASAR, KEN-KEN – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali sekaligus seniman multitalenta, Ibu Putri Koster, mengajak generasi muda Pulau Dewata untuk menjaga kebudayaan Bali dengan bangga menggunakan bahasa daerah, busana Bali, serta mengenal aksara Bali. Hal ini disampaikannya saat membuka Seminar Aksara Kawi dalam rangka Peringatan 1112 Tahun Prasasti Blanjong di Gedung Kerta Sabha, Minggu 15 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Putri Koster menekankan pentingnya merawat tradisi di tengah derasnya arus budaya Barat.

“Jika bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga budaya kita? Perbedaan budaya adalah ciri khas sekaligus kebanggaan yang harus dirawat sebagai kekayaan bangsa,” tegasnya.

Baca Juga  Kebijakan Publik Harus Berorientasi pada Kemanfaatan dan Kesejahteraan Rakyat

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Gede Suarbawa, Heri Purwanto, dan Fuad, dengan tajuk Aksara Kawi. Gede Suarbawa menjelaskan sejarah panjang aksara Pallawa yang kemudian bertransformasi menjadi aksara Kawi di Jawa dan Bali, serta perannya dalam tradisi keberaksaraan Nusantara.

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Ikuti Prosesi Mendem Pedagingan

Kegiatan ini menjadi bagian dari Bulan Bahasa Bali 2026, sekaligus momentum memperkuat tradisi, toleransi, dan kebanggaan budaya Bali agar tetap hidup rukun berdampingan di tengah keberagaman.

Editor: Ken

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here