Wawali Arya Wibawa Buka Senam AW S3, Rajut Kebersamaan di Momentum Imlek dan HUT ke-238 Kota Denpasar

0
94
Foto: Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, yang hadir didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Suwandewi Eddy Prianta, Ketua PD INTI Bali Putu Agung Prianta, serta Ketua PHDI Kota Denpasar Made Arka, menghadiri senam bersama, (15/2).

DENPASAR, KEN-KEN  – Dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2577 sekaligus HUT ke-238 Kota Denpasar, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali menggelar Senam Andrie Wongso – Sehat, Semangat, Senang (AW S3) bertema “Satu Langkah Banyak Warna Merajut Kebersamaan” di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu 15 Februari 2026.

Kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Ketua GOW Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Ny. Suwandewi Eddy Prianta, Ketua PD INTI Bali Putu Agung Prianta, serta Ketua PHDI Kota Denpasar Made Arka. Acara turut dimeriahkan pementasan Barong Sai, donor darah, pemeriksaan kesehatan, hingga pembagian sembako.

Wawali Arya Wibawa mengapresiasi inisiatif INTI Bali yang merangkaikan Imlek dengan HUT Kota Denpasar.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa Denpasar mampu merawat keberagaman dalam kebersamaan. Selain menyehatkan lewat senam, juga menghadirkan aksi sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian sembako,” ujarnya.

Baca Juga  Polemik Penonaktifan BPJS PBI, Warganet Apresiasi Langkah Responsif Walikota Denpasar

Ketua Pembina INTI Bali, Sudiarta Indrajaya, menegaskan bahwa kegiatan ini menggandeng Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sebagai wujud nyata persatuan dalam keberagaman.

“Inilah Indonesia, berbagai suku dan agama bersatu untuk kebajikan. Senam untuk sehat itu penting, karena dalam badan sehat kita dapat membangun negara yang kuat,” jelasnya.

Baca Juga  Groundbreaking JEC Sanur, Gubernur Koster: Health Tourism Dongkrak Ekonomi Bali

Selain senam bersama, kegiatan juga diisi dengan menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, serta penyerahan bantuan kepada veteran, lansia, juru parkir, anak-anak autis, dan guru-guru Tionghoa senior. Panitia bahkan mendatangi lansia yang tidak bisa hadir secara langsung.

Semangat kebersamaan ini ditegaskan sebagai penguatan toleransi di Kota Denpasar, sejalan dengan motto Vasudewa Kutumbakam – kita semua bersaudara.

Editor: Ken

e VITARA/ADV/SUZUKI/SUV LISTRIK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here