
Wahana Pererat Persatuan, Gemakan Toleransi dan Kerukunan
DENPASAR, KEN-KEN — Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesbangpol bersama Forum Pembauran Kebangsaan kembali menggelar Pagelaran Pembauran Kebangsaan yang dirangkaikan dengan Denfest ke-18 di kawasan Patung Catur Muka. Kegiatan ini menjadi wadah pembauran multi etnis untuk mempererat persatuan dan menjaga toleransi dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam bahwa semua bersaudara.
Acara turut disaksikan Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, Dandim 1611 Badung Kolonel Inf. Putu Tangkas Wiratawan, Pj. Sekda I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan I Made Arka, serta perwakilan etnis, OPD, dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu juga diluncurkan Calendar of Event Kota Denpasar Tahun 2026.
Berbagai kesenian multi etnis ditampilkan, mulai dari Tari Sekar Jempiring dan Tari Pendet dari Bali, Barong Sai, Tari Jaipong, Tari Gandrung Marsan, Tari Reog Ponorogo, Tari Paddupa Bugis, Tarian Dolo-dolo NTT, hingga Tari Indang dan Ebeg Banyumas. Arya Wibawa mengapresiasi kegiatan ini sebagai wahana memperkuat persatuan. “Dalam semangat Vasudhaiva Kutumbakam, kita semua bersaudara, sehingga harus saling menghormati dan menghargai perbedaan,” ujarnya.
Ketua Forum Pembauran Kebangsaan, I Made Arka, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum menggemakan persatuan, kerukunan, dan toleransi antar suku, ras, agama, etnis, dan golongan. Ia menyebut keberhasilan Denpasar meraih Harmoni Award dari Kementerian Agama sebagai bukti nyata komitmen kota dalam menjaga kerukunan.
Editor: Ken

